Pernah gak??
ditolongin sama orang lain, dan gak sempat bilang terima kasih??
aku pernah beberapa kali.
dan hari ini, terjadi lagi.
Subuh tadi, aku berangkat ke mojokerto sendirian. jemput tanteku yang dikontrak untuk menata jilbab 35 orang panitia pesta pernikahan di sebuah hotel. karena Tanteku gak punya asisten yang bisa jadi jilbab stylish, akhirnya untuk kesekian kalinya, aku jadi sukarelawan. untungnya dibantu sama tanteku satunya lagi. jadi bertiga kami berangkat ke Pacet, sebuah kawasan wisata pegunungan di Mojokerto, tempat pesta dilangsungkan.
sukses mendandani ibu-ibu panita, kemudian sukses pula makan kenyangnya, kami bertiga beranjak pulang. di depan hotel, rupanya mobil tuh rame banget. pas kami datang tadi, masih sepiiii.... lha sekarang para tamu undangan berdatangan, dan parkirnya penuh.
alhasil, mobilku terjebak di tengah-tengah dan gak bisa keluar.
ada mobil kijang yang parkir di belakang mobilku. jadi aku gak bisa mundur lurus. sementara depan tuh tembok. di sebelah kanan, mobil yang parkir malah lebih padat lagi. di sebelah kiri, ada mobil satpol PP yang posisi parkirnya salah, ngawur. seandainya mobil Satpol PP itu gak ada, aku bisa mundur ke kiri dan bebas dari keruwetan parkir.
jadi jalan satu-satunya, ya protes sama Satpol PP karena parkirnya ngawur.
aku lihat ada dua orang berseragam Satpol PP sedang mengatur lalulintas. ketika aku minta mereka memindahkan mobilnya, Pak Satpol PP cuman menjawab "Ya tunggu sebentar Mbak, kuncinya dibawa teman saya"
Ya maksudku.... cari dong temannya itu yang bawa kunci!!!
Gagal minta bantuan ke Pak Satpol PP di pinggir jalan itu... (yaa, emang sih, dia lagi repot banget ngatur lalulintas yang super macet depan hotel).... aku dan tante-tanteku hanya berdiri di parkiran, sambil berharap mobil kijang di belakang mobilku segera pergi. kami celingak-celinguk harap-harap cemas.... ditambah lagi, hujan mulai datang....
lalu datanglah seorang pemuda, yang ternyata memperhatikan sejak tadi. dia menghampiri tanteku. "Kenapa Bu?"
"Itu mas, mobil saya gak bisa keluar, gara-gara mobilnya Satpol PP ini..." jawab Tanteku
"Ooh, gitu ya... bener juga. harusnya bisa mundur kesini ya, kalo Satpol PP nya gak ada. atau kalo Kijangnya itu pulang...."
"Nah, kalo Kijangnya baru datang, berarti kan masih lama Mas. Harusnya Satpol PP nya yang minggir. udah parkirnya salah, disuruh minggirin gak mau..." aku dah mulai kehabisan kesabaran.
"Hehehe, sabar Mbak. tunggu aja sebentar lagi"
Aku pikir...... Ih, ini orang malah ketawa aja, gak bantuin orang yang kesusahan.
setelah itu, sang pemuda meninggalkan kami begitu saja.
dan kami menunggu di bawah guyuran hujan... menanti Pak Satpol PP yang membawa kunci datang, atau Kijang di belakang mobilku hendak pulang.
akhirnyaaa.... alhamdulillah....
Kijang di belakang itu datang pula pemiliknya. dan sekejap, mereka pun pulang. aku dan tante-tanteku bergegas masuk mobil. dan aku pun mulai memundurkan mobil.
eeh... ternyata...
pemuda tadi baru nongol sambil membawa serta seorang Satpol PP yang membawa kunci mobil Satpol PP. rupanya pemuda tadi masuk ke dalam hotel untuk mencari petugas Satpol PP yang membawa kunci itu. tapi terlambat.... Kijang di belakangku sudah pergi sehingga aku bisa lolos dari parkiran ruwet itu.
Pas aku mundurin mobil dengan tergesa-gesa karena memacetkan lalu lintas depan hotel, aku sempat melihat Pemuda itu meminta maaf pada petugas Satpol PP pembawa kunci mobil.
dan kami belum sempat mengucapkan terima kasih atas usahanya.
berniat mengucapkan terima kasih, aku memutar sekali lagi dengan harapan bisa lewat di depannya sehingga bisa bilang terima kasih.
ternyata gagal juga.
pas kami lewat di depan mobilnya, Sang Pemuda sedang repot membukakan pintu mobil bagi Majikannya sehingga dia tidak melihat kami.
yaaaah...... sayang sekali.
padahal kami sangat ingin menghargai apa yang telah dia lakukan tadi dengan mengucapkan terima kasih.
Read More...