Friday, June 24, 2011

Dija and Her Pink Batik Dress


Gara-gara sakit, stay di rumah terus... aku jadi malas menyentuh blog. Seminggu gak blogwalking sama sekali, Seminggu gak update. Sampai lupa kalo kemaren adalah Ulang Bulan Dija ke 15. Maaf ya Nak....
aaah, padahal banyak sekali draft postingan yang pingin dipublish, tapi terpaksa menunggu... lagi pingin posting baju barunya Dija.




Lagi malas ngeblog, bisa ditebak... larinya pasti ke mesin jahit. Hehehehee.... aku berhasil menyelesaikan satu lagi baju buat Dija. Sebenarnya proyek baju batik pink ini sudah lama sekali, sempat mangkrak jaya. Tapi alhamdulillah, hari ini bisa langsung dipake Dija.

Bagian roknya pakai kain batik, bagian atasnya pakai kain katun. Aku juga menambahkan renda, agar kelihatan lebih girly. Modelnya simple aja sih, tapi semoga bisa bikin Dija kelihatan lebih cantik.



Oh ya, baru pada baju ini, aku merasa bisa bikin lubang kancing. Heehee... ternyata butuh waktu lumayan lama buat latihan bikin lubang kancing sampai akhirnya bisa bikin lubang kancing yang rapi. Baju-baju Dija sebelumnya...lubang kancingnya masih berantakan. Alhamdulillaaah, sekarang sudah mendingan laaaah.......






Read More...

Monday, June 20, 2011

Ketika Mulai Mengeluh....

Beberapa hari ini, Dija dan aku mengalami serangan flu akut. Setiap kali Dija sakit, tentu saja bikin sedih dan lebih repot daripada biasanya. Apalagi, Sang Nanny ijin pulang 2 hari. Duh, rasanya bumi runtuh di kepalaku. Dija yang menolak minum susu, yang makan cuma 2 kali suapan setelah itu gak mau lagi.... Dija yang setiap kali batuk, muntah dan susu yang sudah susah payah berusaha aku minumkan ke Dija akhirnya keluar lagi.... Dija yang rewel karena hidungnya mampet....

Setiap kali Nanny nya Dija pulang kampung, otomatis aku full di rumah jagain Dija, gak ke toko sama sekali. Kalo gak ada gangguan sih gak apa apa, tapi teteeeeep aja, beberapa sales datang dengan tagihannya masing-masing. "Mbak, Nota bulan 1 ini belom dibayar" .........  Nah lho, salah sendiri kenapa gak nagih bulan 2???  huh....

Kepala nyut-nyuuut cenat cenut, hidung mampet gak bisa bernafas, rasanya pingin pingsan... tapi Dija tetep aja tarik tarik tanganku ngajak maen....

Rasanya pingin lariiii.. pingin teriaaaak.... pingin menjambak-jambak rambut sendiri hingga gundul.......

tapi ada satu kalimat andalan yang selalu membuatku sadar kembali, bisa senyum lagi ... dan bisa bilang Alhamdulillah lagi apapun keadaannya. kalimat itu adalah:




"Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?"  (QS Ar Rahman)

yup, satu penggalan ayat favoritku itu selalu saja berhasil menguatkanku di saat-saat genting, di saat saat ingin mengeluh panjang lebar. Bukankah rasa sakit dan kesusahan yang sedang dirasakan saat ini tidak sebanding dengan nikmat Allah yang begitu melimpah ruah???

Allah pasti sudah mengatur semuanya. Bukankah bisa bermaen dengan Dija seharian adalah kenikmatan yang luar biasa?? Bukankah sama-sama menderita flu akut bareng Dija juga bisa jadi kenangan indah suatu saat nanti?? Apalagi Dija lebih sering mangajak maen dan bercanda dibanding saat saat Dija rewel..... Apalagi hari ini bisa foto-foto Dija, bisa maen air sama Dija, bisa berantakin kamar sama Dija, bisa tidur siang sama Dija...

Bukankah ini sangat menyenangkan, stay di rumah, maen-maen dengan anak tetapi tetap ada pemasukan, dan ada orang-orang yang bekerja untuk kita??  Tinggal kasih janji ke sales-sales penagih itu, untuk bayar tagihan dalam minggu ini. Beress... Uangnya darimana, dipikirkan nanti saja. Hehehehee.....

Bukankah sungguh menyenangkan, masih ada banyak orang di sekeliling kita yang bisa dimintai tolong....
Menitipkan Dija beberapa saat, sementara aku sholat, dan meluangkan waktu sejenak untuk mandi, menikmati butiran-butiran air hangat dari pancuran yang jatuh ke punggungku, ke bahuku, dan ke kepalaku... menikmati harumnya busa-busa sabun, tanpa secuil pun kekhawatiran soal persediaan air, atau harga sabun dan sampo....

Bukankah sebuah nikmat yang tak terkira.... setelah mandi, bingung mau pake baju apa, karena begitu banyak baju di salam lemari?? dan ada secangkir teh hangat, nasi hangat, lauk pauk dan sayur yang sudah tersedia di meja makan, tanpa harus memasak...

aaaah....kenikmatan kenikmatan itu cuma secuil!!!
menghitung nikmat Allah pasti tidak akan ada habisnyaaaa.....
tidak ada gunanya mengeluh, karena bagaimanapun juga, nikmat Allah jauuuuh lebih besar dari yang mampu kita pikirkan, jauuuuuuuuh lebih banyak dari yang bisa kita hitung, jauuuuhlebih luas dari kemampuan mata kita memandang, dan lebih segala galanya..................Subhanallaaaah...

Sungguh kamu pasti akan ditanya pada hari itu akan nikmat yang kamu peroleh saat ini    (Q.S At Takatsur 102:8 )



*** Diikutkan dalam Giveaway Angka 100  oleh Dey - Langkah Kaki Kami

Read More...

Wednesday, June 15, 2011

Dija and Her Leela Dresses



Done!!!
alhamdulillah aku berhasil menyelesaikan Leela Dress buat Dija, tidak hanya satu, tapi DUA! hihihihihi.......



Pertama lihat Zakiya pake Leela Dress nya, aku langsung jatuh cinta pada pandangan pertama. Lucu banget sih, dress kecil yang simple, dengan 3 warna. Specialnya lagi, dress ini bisa bolak balik, ada side A dan Side B gitu.  Jadi gak gampang bosen karena punya 2 tampilan yang berbeda. Bagus kan????



Ayooo ayoooo belajar jahit yuuuuk....
bikin Leela Dress termasuk gampang kok. Kita tinggal ngikutin step-by step nya di postingan Mbak Citra Innocentia:




Dija juga suka dengan baju barunya, sepertinya nyaman dipake....
Yang ngeliatnya juga suka, karena lucu banget dressnya, bikin ketawa.


Leela Dress yang pertama, pake nuansa hijau. Untuk bagian depan, motif bunga hijau kuning. Untuk bagian belakangnya pake bahan kotak-kotak hijau dan garis garis coklat.

Leela Drees yang kedua, warna Orange. Bagian depannya pake bahan kain katun bunga bunga kecil. Sementara bagian belakang pake yang motif orange kotak-kotak dan biru kotak-kotak juga.

Dress ini termasuk gampang banget kok. bisa diselesaikan gak lebih dari 3 jam deh....








ada yang mau dibikinin juga???

Hehehheehehehe becanda!!!!




Postingan ini sekaligus bertujuan untuk memberi semangat Ethie dan Mia, dua sahabatku yang sedang belajar menjahit!  Ayoooo kamu bisaaaaaaaaa......

Read More...

Monday, June 13, 2011

Dikunjungi Inge dan Faiza



Sepertinya bulan Mei kemaren adalah bulan keberuntunganku deh. Awalnya menang di sayembara Maret Cerianya Mbak Lidya, lalu nyambung lagi...menang di Non Inge's Giveaway. Hadiahnya 2 buku bagus. Totto Chan's Children dan buku karangan Non Inge sendiri, yaitu Pagi, Cappucino, Buku, Hujan dan Aku.
alhamdulillaaaaah betapa beruntungnya aku....

Dua buku itu aku terima hari sabtu, dan hari selasanya.... Sang Penulis berkunjung ke rumahku. Wuuuah, sepertinya aku adalah pemenang special nih, sampe penyelenggara giveaway mengadakan kunjungan resmi gini. Hahahahaa......

So here we are.... the kopdar ke sekian, kali ini bersama  sama Non Inge dan Faiza.



Non Inge dan Faiza dari awal pingin banget ketemu Dija.  Sayangnya, Dija pake acara malu malu segala ketika pertama kali ketemu mereka berdua. Padahal Tante Inge dan Tante Faiza udah bawain Dija 3 jilbab lucu-lucu gitu.... Terima kasih yaaa....

Setelah ngobrol-ngobrol sebentar di toko dan ketemu Dija, aku ajak mereka berdua ke Kecamatan Gudo, sentra UKM perhiasan manik-manik kaca (glass beads). Niat awalnya sih cuma menunjukkan saja, tapi terbersit secuil niat menjerumuskan dua bloggerita cantik itu agar menghabiskan uangnya disana. Hahahahaa.... tujuannya untuk meningkatkan devisa Kabupaten Jombang. Huahahahaa... Nggak banget yaa...

Becanda kok Inge... Guyon dikit kok Faiza...



Ternyata, mereka berdua borong banyak barang loh... Keren deh!!!

"Habis murah sih, kalo gak sekarang, kapan lagi!"  gitu kira kira komentar Inge melihat warna-warni perhiasan di sebuah showroom UKM glass beads.

Setelah puas memborong, Kami sempat mampir ke pengrajin batik khas Jombang. Berhubung Inge sudah menguras dompetnya tadi, sekarang giliran aku yang kalap lihat aneka batik dengan warna-warni yang cantik.
Dan... terpaksa mengeluarkan isi dompet untuk membeli selembar kain batik khas jombang warna ungu.



Sebelum Inge pulang kembali ke Surabaya, dan Faiza kembali ke peraduannya di Peterongan-Jombang, aku memaksa mereka untuk makan sore di sebuah warung Soto Dhog.
Sedikit menyesal juga sih, ternyata Non Inge tidak seberapa suka daging sapi. Sorry ya Non Inge, kapan-kapan gak diajakin kesitu lagi deh. Hehehehee....



Begitulah cerita kopdar kali ini, meskipun cuma setengah hari bersama mereka, tapi seru juga kok. ngobrol sana ngobrol sini, ngalor ngidul gak karuan... hehehehe.....

Jangan kapok maen ke Jombang yaaa....

Read More...

Friday, June 10, 2011

Write for me....

its already june
and its my turn









its just an empty yellow page.
 you can write anything you want... fill it !

Read More...

Wednesday, June 8, 2011

Narsis di Kaliurang - Merapi

beautiful car


Akhirnya mobil kami sampai juga di Kaliurang dan Merapi. Empat Serangkai Gila yang sama sekali buta soal Kaliurang dan Merapi, bersyukur sekali Pak Adhi yang pakar IT dan ahli Android hari itu bersedia menjadi guide kami.


Narsis ria dari kiri: Dewi, Yoppy, Pak Adhi, Elsa, Ari


Begitu tiba di Kaliurang, ramai sekali. Kami sempat kesulitan mencari tempat parkir. Para pengunjung yang rata-rata membawa serta keluarganya tampaknya benar-benar menikmati udara sejuk di Kaliurang. Di salah satu sisi, ada panggung besar yang sedang menampilkan tari tradional jaranan. Di sisi yang lain, di dekat tempat parkir, begitu banyak warung berjejer menjajakan aneka makanan.  Kami langsung menuju Taman Nasional Gunung Merapi....

narsis ke sekian....

Ternyata taman nasionalnya tidak seberapa asyik... mungkin karena belom ada pembenahan secara besar-besaran sejak diterjang letusan merapi beberapa waktu yang lalu. Air Terjun yang ada di dalamnya seharusnya menjadi daya tarik utama, tapi... bagiku, air terjunnya sungguh tidak menggairahkan. Salah seorang petugas Taman Nasional Merapi berkata bahwa sebelumnya volume air nya sangat sangat banyak. Tapi setelah Merapi meletus, volume air di air terjun itu berkurang secara drastis. Aku masih berpikir... apa hubungannya yaaa? Hehehehee


narsis kuadrat :  Dewi & Elsa

Alhasil... untuk mengurangi rasa bosan, kami pun bernarsis ria. sambil memperhatikan sisa-sisa letusan Merapi. Pak Adhi menjelaskan pada kami, lokasi ini dulunya berupa hutan lebat.... yang benar-benar hijau. Merapi kemudian meluluh-lantakkan semuanya. Pohon-pohon besar bertumbangan, debu vulkanik menutupi semua area. Sehingga sepanjang mata memandang, yang ada adalah warna abu-abu gosong yang mengerikan.
Foto-foto merapi tak lama setelah letusan hebat, bisa dilihat di postingannya Clara.




Ketika kami kesana, Kaliurang dan sekitar Merapi sudah mulai menghijau. Meskipun belom ada pohon-pohon pengganti yang tumbuh. Yang ada cuma bangkai-bangkai pohon besar berserakan....
Benar-benar hutan gundul. Terbayang betapa mengerikannya saat itu, betapa dahsyatnya letusan Merapi. Ngeri yaa... Subhanallaaah




Lelah berkeliling, akhirnya kami beristirahat sejenak sambil PESTA DURIAN !
Menyenangkan sekali, duduk-duduk disana, menikmati sejuknya udara pegunungan (meskipun gunungnya gundul), ngobrol ngalor ngidul sambil klamut-klamut menikmati durian yang dibawa dari Pacitan. Nikmatnyaaaa....Alhamdulillaaah




Tak terasa waktu berjalan begitu cepat. Hari sudah mulai petang, gerimis juga mulai turun. Kami bergegas turun ke Yogyakarta. Disana kami bersilaturahim dengan teman lamanya Dewi, seorang photographer hebat yang sudah punya studio foto sendiri. Hebat deh, senang sekali bertemu anak-anak muda yang sedang membangun "kerajaan" bisnisnya sendiri. Saluuuut....

Setelah Isya, kami pun berpisah dengan Guide kami , Pak Adhi. 4 Serangkai Gila akhirnya pulang ke Surabaya saat itu juga.



Kemana kaki kami melangkah selanjutnya???  


Thanks to 3 Sahabatku Dewi, Yoppy dan Ari  yang sudah bersedia gila bersamaku, juga pada Pak Adhi yang bersedia direpotkan hari itu.

Read More...

Tuesday, June 7, 2011

The Wonder Girl

She's so cute
She's so adorable
She's so talented!!!

yup, She is Indi.

Pertama lihat foto profilnya Indi, aku sempat bingung. Nih anak kecil atau blogger dewasa ya? Kok Imut banget. Setelah berkunjung ke blog Dunia Kecil Indi, baru deh tau kalo blogger cantik yang masih sangat muda ini (masih 25 tahun lhoooo....jauh lebih muda bila dibandingkan aku yang sudah beranjak senja, hiks...) ternyata seorang blogger yang sangat Special.  One of a kind!



The Wonder Girl


Indi punya passion pada menulis dan mendesign baju. Gak cuma omong kosong doang, Indi serius menekuni 2 passion itu jadi karienya saat ini. Mengerjakan keduanya dengan sepenuh hati, Indi sudah banyak meraih achievements yang membanggakan. 2 bukunya laris di pasaran, mendapatkan begitu banyak respon positif. Tidak sedikit pembaca novelnya yang turut hanyut dalam tulisan Indi, ikut menangis, ikut gembira dan benar-benar terharu.


Hebatnya lagi,
- novel pertama Indi  "Waktu Aku sama Mika" cetak ulang 5 kali sejak 2009 sampai sekarang.
- novel kedua Indi "Karena Cinta itu Sempurna" cetak ulang 2 kali sejak (belum) 1 bulan diterbitkan.
- Indi sekarang sedang menulis novel ketiga.
- Dia juga sedang "membuat" project (it's the "big" one, btw) yang akan selesai bulan Desember 2011.


Jadi ingin tahu, what next?  Karena sepertinya Indi tidak akan berhenti menulis dan berkarya.

Aku yakin, Indi sekarang sedang mewujudkan salah satu dress yang lucu!
Bagi yang belom kenal Indi, pasti akan sedikit takjup dengan gaya berbusananya yang super cute abis. Dia punya style nya sendiri yaa.... so girly, so cute, and like i said, she's adorable.
Kalo aku bilang bahwa Indi selalu memakai baju-baju hasil karya nya sendiri, itu pasti jadi takjup kuadrat kan???

parade baju hasil design Indi sendiri... cantik kan??


Jiwa fashion Sang Mommy ternyata menurun pada Indi. Hal itu tentu saja sangat menyenangkan, Mother and daughter yang sama-sama punya jiwa fashion yang kental, pasti kompak dalam hal urusan baju, style dan gaya.

Oh ya, Indi begitu mengidolakan Heather O'Rourke. Jadi sedikit mengerti deh, darimana Indi mendapatkan secuil inspirasi buat baju-bajunya. Sebelum mengetahui soal Heather O'Rouke adalah idolanya Indi, melihat style Indi aku jadi teringat dengan serial TV masa lampau, SMALL WONDER. Aku yakin anak-anak muda gak tau tuh soal serial TV ini, tapi jika generasi jadul sepertiku...pasti sedikit tau lah. Serial ini pernah ditayangkan di TVRI, tentang seorang robot cantik nan imut bernama Vicky. Menurutku, Vicky dan Indi punya kesamaan... yaitu sama sama CUTE abiiiisssss......

Dan....  di dunia fashion, Indi juga sudah berhasil meraih achievement lho. Buktinya Indi sudah wara wiri di TV, salah satunya pernah tampil di acara High Heels nya STV. Tapi yang lebih hebat lagi adalah, sekarang Indi sudah meluncurkan labelnya sendiri di Toko Kecil Indi.

Memiliki sekian banyak bakat, dan achievement yang sudah diraih, aku pikir Indi pantas diberi label Wonder Girl. Sepertinya dia bisa melakukan segala yang dia mau, dia berusaha mewujudkannya dan dia berhasil dengan sukses!

Siapa yang menyangka jika di balik semua kegembiraan yang dia raih, ternyata Indi harus berjuang ekstra keras menghadapi penyakit yang dideritanya sejak kecil hingga saat ini?

Indi adalah seorang penderita scoliosis. ..... hhhm, bukan bukan.... aku ralat tulisanku, Dia bukan penderita scoliosis. Yang benar :  Indi adalah seorang pejuang scoliosis.  She is a scoliosis warior!!!

Aku bisa bilang seperti itu karena Indi bukannya mengeluh, Dia bahkan menganggap scoliosis adalah GIFT dari Tuhan yang patut disyukuri. Dan cara Indi bersyukur adalah dengan membagikan kisah perjuangannya melawan scoliosis di banyak acara. Indi pernah berbicara di seminar, jadi nara sumber di majalah dan tabloid.  Dan yang paling keren, akhirnya Indi diundang di acaranya Rossy, lagi lagi sebagai nara sumber tentang Scoliosis.

Gak akan ada habisnya membicarakan this wonder girl. tapi pastinya, Indi sudah mampu menginspirasi begitu banyak orang, melalui tulisannya, melalui keunikan baju-bajunya, dan juga dari perjuangannya berpartner dengan scoliosis. Meskipun Indi jauh lebih muda dariku, tapi aku tak malu mengakui aku banyak berguru darinya, mengambil pelajaran bagaimana Indi bekerja keras mewujudkan mimpinya, tetap semangat setiap hari no matter what...dan yang lebih pasti, JUST BE YOUR SELF!  iya kan Indi??

and by the way, Happy Birthday Indi.....


The Scoliosis Warior





Read More...

Friday, June 3, 2011

Taman Sari Yogyakarta

4 serangkai gila di depan pintu masuk TamanSari

Masih mengikuti perjalanan kami kan? Yaa... Empat serangkai gila yang terdiri dari Aku dan 3 sahabatku ; Ari-Dewi-Yoppy, berkunjung ke Taman Sari Yogyakarta.

Sejak lama aku penasaran, gimana sih indahnya TamanSari. dan Alhamdulillah, impianku mengunjungi TamanSari terwujud sudah. Masih diantar oleh Sahabat Bloggerku, Pak Adhi, pakar IT dan penulis buku Cara Membuat Aplikasi Android, 4 serangkai gila ini rela berpanas panas ria di siang bolong demi manikmati sisa sisa kemegahan TamanSari.

Pintu masuk TamanSari. photo by Ari.


TamanSari dibangun oleh Sultan Hamengkubuwono I, yaitu sekitar abad 17 Masehi. Sudah lama sekali kan? Bayangkan saja ... pada jaman itu, sudah ada Taman yang begitu indahnya. Lengkap dengan bangunan-bangunan kokoh berarsitektur eropa, tapi tetap tidak menghilangkan unsur budaya jawa. Luar biasanya lagi, TamanSari tetap terawat indah dan masih saja terlihat anggun sampai saat ini.




Apa sih TamanSari tuh?
Aku mengira, TamanSari adalah kolam pemandian para putri raja jaman dahulu kala.
Ternyata... fungsinya lebih dari itu. TamanSari merupakan sebuah taman kerajaan yang lengkap. Kita bisa menjumpai taman bunga, kamar-kamar peristirahatan, kamar sakral untuk sembahyang (semedi), 2 kolam air untuk pemandian, dan sebuah menara indah.

itu saja?
Tentu tidak...
Yang tidak banyak diketahui oleh orang, ternyata TamanSari merupakan sebuah Kanal Air, yang bisa dibuka dan ditutup. Canggih kan??

Selain itu ada lorong-lorong bawah tanah yang konon .... sering dijadikan tempat bertemunya Nyi Roro Kidul dengan Sang Sultan.
Sayangnya, ketika 4 serangkai gila ditemani seorang Ahli Android berkunjung kesana, lorong-lorong bawah tanah ini sedang tidak dibuka untuk umum.

oh ya, Taman Sari ini bisa juga disebut Benteng Peristirahatan. Karena kompleks TamanSari dikelilingi oleh Tembok tinggi dan tebal. Tantu saja untuk fungsi keamanan para Raja jaman dahulu. Tapi kini... TamanSari sudah dikepung oleh rumah-rumah penduduk yang penuh sesak.




Berkunjung ke TamanSari di siang bolong yang panas tampaknya bener-bener pilihan yang kurang bijak. Hehehee... karena dengan melihat 2 kolam pemandian para raja jaman dahulu itu, air bersih dan bening yang melimpah ruah, aku jadi pingiiiiiiiin langsung nyemplung dan berendam di dalamnya. Hehehehe.... kali aja, begitu berendam di situ, bisa jadi secantik putri-putri raja dan awet muda. Ya kan??




Tembok-tembok di TamanSari memang tampak kusam dan berjamur. Tapi bagiku, tetap saja tak mengurangi keindahan dan kemegahannya. Aku tak pernah berhenti membayangkan, bagaimana hebatnya TamanSari pada masanya dulu.... betapa mewahnya, betapa megahnya....

Well, silakan nikmati saja foto-foto TamanSari di bawah ini,
jangan lupa sambil membayangkan suasana abad 17 yaaa....
(membayangkan putri-putri raja yang cantik lagi mandi juga gak apa apa... Hahahhaaa....)












Karena keindahannya, TamanSari kerap dijadikan lokasi pemotretan majalah fashion, pemotretan pre-wedding, bahkan ketika kami kesana, ada segerombolan muda mudi asyik melakukan pemotretan, mungkin untuk dokumentasi sekolah, atau perpisahan gitu... rame banget jadinya....

dan tentu saja, meskipun tak muda lagi... aku dan Dewi juga gak mau kalah dong... Kami melakukan prmotretan ala kadarnya. Hahahhaa..... Yang penting ada bukti autentik, bahwa kami sudah pernah menikmati sisa sisa kemegahan TamanSari Yogyakarta.



Puas berfoto ria tampak depan belakang, samping kanan kiri dan atas bawah... Kami berlima menuju pintu keluar. Berhenti sebentar ketika berjumpa dengan seorang pembuat wayang...

Kami terkesima melihat Sang Bapak pembuat wayang itu melubangi setitik demi setitik wayang yang dikerjakannya, penuh konsentrasi, penuh kehati-hatian. Ingin rasanya bertanya ini itu, tapi tak sampai hati mengganggu pekerjaan yang begitu rumit itu...

Sang Bapak pembuat wayang pastilah manusia super sabar yaa....



photo by Ari

Kami pun meninggalkan TamanSari.

Menuju ke Kaliurang.....

(masih bersambung ke postingan selanjutnya yaaa...)

Read More...