"Cipu is in town"... aku begitu gembira ketika Cipu mengabarkan akan datang ke Surabaya. Tentu saja kami segera mengatur pertemuan, hari jam dan tanggal sudah fixed sesaat kemudian.
Teman blogger yang belum mengenal Cipu, yuk mari mengunjungi blog beliau di http://cipuceb.blogspot.com .Nama Cipu bisa dibilang berada di deretan atas pada daftar nama-nama blogger yang paling ingin aku temui. Jangan tanya kenapa... jika teman-teman sudah sering mengunjungi blognya, pasti tahu alasannya. Dia adalah anak muda yang sangat inspiratif...
Sayangnya, Cipu tak punya banyak waktu di Surabaya. Dia hanya memberiku waktu tak lebih dari 5 jam, karena selanjutnya harus segera terbang ke Makassar melaksanakan tugasnya. Bingung bukan main, bagaimana harus menjamu tamu penting, mengajaknya keliling surabaya hanya dalam waktu begitu singkat?
Aku pun "menyewa" 2 orang perempuan lagi untuk menemani Cipu, Nona (adikku) dan Dewie (sahabatku). harapanku sih...Semoga Cipu senang dikelilingi tiga perempuan yang (ngaku-ngaku) cantik, hihihihiiii.....
Kami bertemu Cipu di Mall, selanjutnya tanpa membuang buang waktu, kami pun meluncur ke Jembatan Suramadu. Menjejakkan roda mobil sejenak di tanah madura, lalu balik lagi ke Surabaya. Tujuan berikutnya adalah House of Sampoerna, museum rokok milik Sampoerna. Di sana kami mengeluarkan semua jurus narsis yang kami miliki.
Sesuai namanya, House of Sampoerna adalah museum swasta milik Sampoerna. Di dalamnya, kita bisa melihat dokumentasi keluarga Sampoerna dari awal mereka membangun "kerajaan" rokoknya. Foto-foto dan barang-barang pribadi keluarga, foto gedung-gedung pabrik rokok dari awal berdiri berikut perkembangannya hingga kini, display mesin kuno yang berhubungan dengan pembuatan rokok, koleksi kemasan rokok, koleksi iklan iklan sampoerna, hingga sumbangsih Sampoerna pada Indonesia dalam segala bidang.
![]() |
| Foto foto keluarga generasi awal |
![]() |
| aku suka banget lihat baju pengantinya... |
![]() |
| Kebaya yang sudah berumur puluhan tahun |
![]() |
| Penjaga kios rokok dan pembelinya |
![]() |
| Nona dan Cipu |
![]() |
| Koleksi kemasan rokok dari masa ke masa |
![]() |
| Seragam berikut perlengkapan Marching Band Sampoerna yang sudah mengharumkan nama Indonesia di pawai-pawai Luar Negri. |
Bagi pecinta bangunan-bangunan kuno sepertiku, Sampoerna House adalah pilihan yang sangat tepat untuk menghabiskan sore. Karena selain museum rokok, kita juga bisa nongkrong di Cafe, foto-foto di beberapa bangunan kuno yang masih sangat terawat, atau mengagumi ibu-ibu pekerja yang sangat terampil bin cekatan membuat rokok.
Hari sudah semakin sore, sementara perut mulai mengeluarkan nyanyian-nyanyian protes. Kami membawa Cipu menikmati sajian khas Suroboyo, Lontong Balap pinggir jalan yang sama sekali gak bergengsi. Tapi alhamdulillah, tak kusangka Cipu menyukainya. "Saya kangen sama makanan pinggir jalan gini" begitu katanya.
Maka sore itu, perjalanan kami pun ditutup dengan menikmati Lontong Balap, Sate Kerang dan Es Kelapa Muda.
Sebuah kencan singkat dengan Cipu di hari jumat yang menyenangkan. Semoga Cipu juga gak kapok mengunjungi surabaya... mengunjungi kami bertiga yang sudah bikin pening kepalanya siang itu, hehehehhee......






















































