Friday, August 22, 2014

Satu Senja di Bosphorus



Postingan ini mungkin bisa dibilang sebagai postingan kadaluarsa karena berisi rekaman perjalanan hampir setahun yang lalu. Yaaah, mau gimana lagi, aku sok sibuk akhir akhir ini, dan sempat mempertanyakan tujuan ngeblogku, jadi memilih untuk libur dulu selama tiga bulan. Tapi sekarang keinginan ngeblog muncul lagi. Meskipun mungkin blog ini udah gak ada yang baca, hehehehe..... tapi thats fine. Aku cuma mau mengajak teman-teman blogger yang sudah mampir kesini untuk menikmati satu senja di Selat Bosphorus Turki, semoga berkenan.





Selat ini termasuk fenomenal, karena membelah satu negara --yaitu Turki-- menjadi dua benua. Satu bagian berada di Asia, dan satu bagian lagi berada di Eropa. Sebagian besar penduduk Istanbul setiap hari menyeberangi jembatan ini, baik menggunakan kapal feri maupun mobil dengan melewati jembatan, karena kebanyakan kantor kantor berada di wilayah eropa, dan rumah rumah tinggal kebanyakan berada di wilayah asia. Jadi ketika siang mereka berada di Eropa, malamnya pulang ke Asia. Hehhehehe.... hebat bener ya....

Aku yang juga tinggal di Asia, butuh puluhan tahun bisa menginjakkan kaki di bagian eropa itu, sementara orang orang Istanbul dengan mudahnya bermigrasi setiap hari dari Asia ke Eropa.


Selat Bosphorus ini ramai sekali, tepat berada di pusat kota. Kebetulan kami menikmati satu senja di Bophorus  saat saturday night alias malam minggu. Kelihatannya masyarakat Istambul pada keluar rumah semua, untuk menikmati waktu bersama keluarga di luar rumah. Banyak sekali taman-taman kota dipenuhi keluarga keluarga besar yang piknik bersama. Begitu juga di sekitar Bosphorus. Mereka yang berduit memenuhi cafe-cafe di sepanjang tepi Bosphorus, sementara yang lebih sederhana bisa membawa bekal sendiri lalu berpiknik ria. Seperti keluarga di bawah ini, mereka bahkan membawa serta bayi mereka yang masih sangat mungil. Duduk melingkar di tepi Bosphorus, membeli makanan di kaki lima, berkumpul hingga senja usai. Menyenangkan sekali tampaknya.




Aku dan Ibu berhasil menaiki kapal wisata yang akan membawa kami menikmati Bosphorus tepat waktu, sekitar satu jam sebelum matahari terbenam. Langit masih biru  terang, udara juga masih cukup sejuk. Kami memilih duduk di bagian kapal paling atas, agar bisa menikmati pemandangan tiada batas, sambil tak berhenti mengucap Alhamdulillaaah...

Bosphorus ini sangat lebar, lalu lintas kapal kapal besar juga sukup ramai. Ada kapal pesiar, ada feri, ada bosphorus cruise yang berukuran sedang, ada kapal kapal lebih kecil penjual makanan berbahan dasar ikan, aku juga melihat kapal perang besar melintas di sini.



Beginilah  penampakan bagian paling atas dari Bosphorus Cruise yang kami tumpangi. Ketiga sisi, kanan kiri dan belakang dipenuhi tempat duduk, sementara di bagian tengah ada meja bulat yang menempel pada lantainya. Di depan ada semacam mini bar, dimana penumpang bisa menikmati minuman dan makanan kecil. 

Di lantai bawah, kondisinya lebih tertutup. Dikelilingi jendela jendela kaca yang bisa dibuka dan ditutup. Ruangan dipenuhi meja bundar besar dan ada kursi kursi, mirip restoran.



Kapal kami pun berjalan, dan guide kapal mulai menjelaskan hal hal menarik di kanan kiri kapal yang bisa kami nikmati, tentu saja dalam bahasa inggris. Namun suasana romantis dan keindahan pemandangan lebih menarik daripada memperhatikan penjelasan dari Guide. Aku menikmati air selat , langit, dingginnya udara dan kepakan burung burung yang terbang di atas kami. Aku menikmati bangunan bangunan di sepanjang dataran yang kami lewati. Aku menikmati keindahan Bosphorus. Juga saat kami melewati jembatan yang mengingatkanku pada Jembatan Suramadu, hehehheee...... 






can you see the moon ???
Senja mulai datang, bulan juga sudah muncul. langit jadi semakin indah.
dan aku ??

mulai menggigil.




This is my favorite
 Lampu lampu mulai menyala, langit juga mulai gelap. Lagi lagi aku merasa beruntung bisa menikmati Bosphorus dalam keadaan terang dan gelap, sore dan malam. Tapi lama kelamaan, aku merasa kehilangan keberuntungan, lalu dihantui perasaan menyesal. Kenapa tadi memilih duduk di lokasi paling atas??  akibatnya jadi benar benar menggigil kedinginan. Turis yang lain sudah memenuhi dek bawah, area yang lebih tertutup pastinya, aman dari angin dan udara yang benar benar dingin. Hiks....

Aku bertanya pada kru kapal kapan perjalanan kita akan berakhir, mereka bilang sebentar lagi kita akan berlabuh. Jadi yang aku lakukan hanya bersabar, dan berpelukan dengan Ibuku agar lebih hangat. Aku pikir, ini sangat romantis. Berdua dengan Ibu menikmati warna warni lampu kota istambul. Subhanallooh....


Dolmabahce Palace


(bukan) Blue Mosque


Semoga teman-teman blogger bisa menikmati juga satu senja di Bosphorus meskipun kali ini cuma dengan foto foto ya...

Read More...

Thursday, May 22, 2014

Chocolate Cupcake



Gak cuma anak kecil aja yang suka termakan iklan atau hal hal yang menggiurkan di televisi. Ternyata orang dewasa juga. Aku mengakuinya karena itu terjadi padaku. Gara gara keseringan nonton DC Cupcakes, jadi kepingin juga bikin bikin cupcake sendiri. 

Jadi inget jaman masih SD dulu, ketika aku suka sekali mencoba berbagai resep kue. Saat itu sulit sekali mendapatkan resep aneka masakan, harus beli buku dulu, atau bertukar resep dengan teman. Jaman sudah jauh berbeda, kini mendapatkan resep semudah menekan tombol. Ya kan? cukup googling, sedetik kemudian kita akan mendapatkan ribuan versi dari resep yang diinginkan. Subhanallah, indahnya hidup ini.

Dan, sebagai penggemar coklat, tentu saja pilihan jatuh pada cupcake coklat. Aku sudah googling dan mencoba beberapa resep cupcake coklat yang beraneka ragam. Tapi kemudian aku memutuskan bahwa resep dari Mbak Nining Soeryono adalah yang terenak dan termudah. Mbak Nining mendapatkan resepnya dari Martha Stewart, lalu kemudian merubah takarannya menjadi lebih indonesia. Tau sendiri kan, kalo di amerika sana lebih suka pake ukuran cup, sedangkan di indonesia lebih suka pake ukuran gram. Thanks to Mbak Nining Soeryono yang sudah membuat resepnya jadi jauh lebih mudah. Untuk melihat resep dan bagaimana cara membuatnya yang super super guuuuampang, silakan berguru langsung ke Mbak Nining Soeryono di SANA





Sebenarnya aku lebih suka menikmati cupcake coklat ini tanpa topping. Karena coklatnya sudah terasa nikmat. Tapi kemarin adikku khusus merequest topping coklat agar dia juga bisa ikut ikutan jadi profesional bakers layaknya DC Cupcakes. hehehehhee

Jadi, karena tidak berencana membuat topping, maka terpaksa mencari mencari bahan seadanya. Meskipun serba terbatas, alhamdulillah topping "ngawur" nya itu jadi juga, meskipun sedikit lembek, tapi rasanya luar biasa.  Dija yang sedari awal "membantu" proses pembuatannya, suka banget sama toppingnya. Berkali kali dia menjilatinya, "Kayak Es Krim Buk!" katanya. 




Sedangkan untuk hiasannya, sebenarnya juga seadanya. Untung saja masih punya persediaan springkles pink yang agak besar, dan ada sedikit strawberry di kulkas. Keduanya bisa mempermanis topping coklat yang penampakannya kurang sip itu.



Oh ya, tekstur cupcake nya.... luar biasa deh. Cake yang lembut... , dengan rasa coklat yang pekat, manisnya pas, uuuenak pokoke rek!! hehehehe  Monggo monggo, siapa mau ??





Read More...

Wednesday, May 7, 2014

A Yellow Dress for Dija



Akhir September tahun lalu, aku pernah memposting tentang Yellow Project-ku yang sangat menyita waktu sehingga kegiatan ngeblog dipinggirkan dulu. Yellow Project yang ini sebenarnya sudah selesai digarap sejak dahulu kala, tapi hingga tahun berganti, semangat ngeblog rupanya tetap dibawah rata-rata.

Nah, Yellow Project nya sudah menghasilkan A Yellow Dress for Dija, sudah berkali-kali dipakai Dija ke sekolah maupun ke tempat mengajinya tiap sore. Tapi ketika itu Dija sedang gak suka difoto. Baru sore ini, ketika hendak pergi mengaji, dan Dija memakai dress kuningnya... aku memintanya untuk foto, alhamdulillah Dija mau. Maka terjadilah sebuah sesi pemotretan yang singkat karena Dija keburu telat mengaji.









Selanjutnya, Dija minta dibikinkan dress warna biru, karena terinspirasi Princess Elsa dan Princess Anna, hehehhee....


Read More...

Tuesday, April 1, 2014

MMM Indonesia : Arisan Berantai Dari RUSIA

Artikel di bawah ini seluruhnya copy-paste dari situs HowMoneyIndonesia

Sumber : http://howmoneyindonesia.com/2012/12/18/mmm-indonesia-arisan-berantai-dari-rusia/




-----------------------------------------------------------------------

MMM Indonesia : Arisan Berantai dari RUSIA


Bagi Anda penggemar facebook mungkin Anda telah mendapat tawaran bisnis dari teman ataufriend baru berupa cewek cantik berwajah Eropa Timur. Bisnis baru tersebut bernama MMM (Mavrodi Mondial MoneyBox), sebuah ‘peluang bisnis’ hasil kreasi seseorang bernama Sergey Mavrodi asal Rusia.
Namanya juga peluang bisnis tawaran yang disampaikan cukup menarik. Anda tidak perlu membeli produk sebagaimana bisnis Multi Level Marketing (MLM) tetapi cukup menanamkan sejumlah uang untuk ‘membantu’ orang lain. Lalu Anda akan menerima bantuan setiap bulan. Atau jika Anda menanamkan uang Anda sebanyak misalnya $500, lalu diamkan selama 3 bulan, Anda akan menerima $1860!
Wow, tawaran yang menggiurkan. Apalagi MMM mengklaim telah merekrut 35 juta orang sedunia sebagai member. Berbagai jadwal seminar termasuk di Indonesia disampaikan lewat website mereka dimmmindonesia.com.
Sejarah MMM
MMM didirikan 1989 by Sergei Mavrodi, Vyacheslav Mavrodi, dan Olga Melnikova. Ketiganya menggunakan nama keluarga mereka sebagai nama usaha. MMM bermula dengan usaha jual beli computer dan peralatan kantor. Akan tetapi pada bulan Januari 1992 MMM dituduh menggelapkan pajak. Kasus ini mengakibatkan kebangkrutan. Lalu MMM banting setir ke usaha jual beli saham. Usaha ini pun tidak mendatangkan hasil yang baik.
Bulan February 1994 MMM memulai usaha pyramid scheme atau phonzi. Pyramid scheme atau phonzi yaitu usaha mengumpulkan dana masyarakat dengan iming-iming pengembalian atau profit yang tinggi. Investor juga wajib merekrut member lain untuk menyetor dananya. Usaha ini biasa disamarkan dalam aneka bentuk seperti kospin, MLM, atau aneka bisnis investasi gadungan lainnya. Untuk info lebih lanjut, baca juga: Tipuan Piramid dan Bisnis Online.
Dimasa itu MMM mengumpulkan dana masyarakat dengan janji hasil investasi 1.000% setahun! Rakyat Rusia yang sedang dalam masa transisi reformasi berbondong-bondong menanamkan duitnya. MMM berhasil mengumpulkan dana rakyat Rusia dalam jumlah yang sangat besar, sampai mencapai USD50 juta (Rp500 M) per hari! Bisnisnya tetap berjalan karena Pyramid Scheme merupakan usaha legal di Rusia.
Sergei_Mavrodi
Sergey Mavrodi: Jagoan arisan berantai (Pyramid scheme)
Akan tetapi pada bulan July 1994 MMM ditutup pemerintah Rusia karena tuduhan pengelakan pajak. Saat itu, MMM berhutang antara 50 Milyar – 100 trilyun Rubel (mata uang Rusia) kepada para investornya. Wikipedia menyebut setidaknya 50 orang investor bunuh diri karena tidak mendapatkan uangnya kembali. MMM kemudian dinyatakan bangkrut pada bulan September 1997.
Sergey Mavrodi sempat menghilang. Ada yang mengatakan ia pindah ke AS, ada juga yang meyakini ia tetap di Moskow sambil memanfaatkan uang masyarakat yang telah dikumpulkannya. Dari persembunyiannya, Mavrodi dengan dibantu rekan dan kerabatnya masih sempat mencoba usaha yang sama. Kali ini dengan menggunakan bisnis ‘permainan saham’ dengan janji pengembalian investasi 200%. Meski pernah jatuh, bisnis Mavrodi masih menarik minat banyak orang. Tidak lama kemudian, bisnis ini kembali bangkrut dan sekitar 20.000 – 275.000 orang kehilangan uang mereka. Kerugian para korban ditaksir mencapai USD5,5 juta (sekitar Rp50 milyar).
Tahun 2003 Mavrodi ditemukan lalu dijebloskan ke dalam penjara. Ia dihadapkan pada sejumlah tuntutan. Ia baru bebas dari hukuman pada tanggal 22 Mei 2007. Tidak kapok-kapok, Mavrodi kembali menjalankan bisnisnya, kali ini dengan nama MMM-2011. Dengan gamblang Mavrodi menyatakan bisnisnya sebagai bisnis pyramid dimana ‘orang memberi saling memberikan uangnya, tanpa alasan yang jelas.’ Entah mengapa, pada bulan Mei 2012 ia menutup MMM-2011.
Tetapi ditahun 2011 ia telah meluncurkan MMM di India yang disebut MMM India. Beberapa bulan terakhir MMM Indonesia juga telah beroperasi. Member menyetor uang, lalu merekrut member lainnya, kemudian member mendapatkan bonus dari hasil setoran member di bawahnya. Dapat dipastikan MMM hanya akan beroperasi di negara-negara berkembang karena negara-negara maju jelas menetapkan pyramid scheme seperti ini sebagai bisnis terlarang dan illegal.
Tidak Ada Jaminan Investasi?
MMM jelas bukanlah bisnis investasi. Dalam website atau video-video yang ditayangkan oleh MMM, secara gamblang dijelaskan bahwa MMM tidaklah melakukan investasi atau memutar uang tersebut dalam suatu industri atau bisnis tertentu. Uang yang dibayarkan kepada member semata-mata berasal dari member yang menyetor sebelumnya. Betul-betul murni money game atau phonzi.
Karena tidak ada jaminan, bisnis ini (katanya) didasarkan atas rasa saling percaya di antara member. Suatu hal yang tentu tidak mudah karena para member sendiri belum tentu saling kenal. Sistim jual beli poin diistilahkan Give Help (‘Membantu’) saat join /membeli poin dan Get Help (Minta Bantuan) saat menjual poin alias menarik dana.
Member yang akan bergabung membeli sejumlah unit poin yang disebut MAVRO. Keuntungan member nantinya ditentukan oleh nilai MAVRO ini. Setiap bulan nilai MAVRO dinaikkan dan diatur secara pribadi oleh Tuan Mavrodi sendiri (hebat ya…). Dengan kata lain, makin lama harga untuk bergabung ke MMM akan semakin naik karena nilai poin akan dinaikkan.Secara sederhana digambarkan bahwa jika saat ini nilai 1 Mavro = Rp. 1000, maka jika Anda bergabung dengan uang Rp 1 juta, Anda bisa membeli 1000 poin Mavro. Bulan depan, nilai Mavro mungkin naik 30% sehingga menjadi 1 Mavro = Rp1.300 (saat tulisan ini diturunkan MMM menjanjikan keuntungan 30% – 55%). Anda yang menjual poin Anda (Get Help alias menarik dana) akan mendapat Rp1,3 juta atas 1.000 poin yang Anda miliki. Disaat yang sama, seseorang yang punya uang Rp1 juta, hanya bisa memperoleh 769 Mavro (Rp1 juta : 1.300) karena MAVRO telah dinaikkan nilainya; demikian seterusnya.
Dengan semikian nilai poin Mavro ditentukan secara pribadi oleh Tuan Mavrodi. Poin ini jelas berbeda dengan hitungan poin dalam investasi sebenarnya seperti asuransi unit link atau reksadana. Dalam investasi yang sebenarnya, uang investor ditanamkan dalam berbagai jenis usaha, sementara di MMM, uang Anda tidak diinvestasikan dalam bentuk apapun. Secara sederhana dapat dikatakan bahwa Anda akan memperoleh keuntungan dari dana orang lain. Peserta MMM menyebutnya, menerima bantuan alias GET HELP.
Jadi MMM bukanlah investasi apalagi bisnis, bukan pula perusahaan, melainkan money game semata (jika Anda tidak mau menyebutnya arisan berantai). Dari segi legalitas, MMM tidaklah memiliki izin investasi dari OJK untuk menarik dana dari masyarakat. So, bila terjadi sesuatu, Anda tidak bisa menuntut siapa-siapa, karena Anda telah memasuki bisnis “aku percaya saja” dengan kerelaaan sendiri. Bahkan di website MMM ditegaskan bahwa MMM sangat beresiko. Anda bisa kehilangan semua uang Anda.
MMM Indonesia_peringatan
Sayangnya peringatan tersebut disampaikan dalam bahasa Inggris, sehingga tidak semua orang mengetahuinya. Atau meski tahu, biasanya tidak dihiraukan, sebagaimana peringatan bahaya di bungkus rokok. Sudah tahu berbahaya tetapi tetap dinikmati.
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------


Buat teman-temanku yang sudah terjerumus dalam MMM Indonesia, semoga Allah segera menyadarkan kalian. Ketahuilah bahwa Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba.
Whatever alasan pembelaan diri para anggota komunitas MMM, orang yang bisa menggunakan akal sehat pasti tahu jika ini termasuk bentuk baru dari MONEYGAME, meskipun diselimuti dengan niat saling ikhlas membantu. Pleaseee, wake up !!!



"Orang-orang yang memakan riba tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan setan karena gila. Yang demikian itu karena mereka berkata bahwa jual beli itu sama dengan riba. Padahal Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba. Barangsiapa mendapat peringatan dari Tuhannya, lalu ia berhenti, maka apa yang telah diperolehnya dahulu menjadi miliknya dan urusannya (terserah) kepada Allah. Barangsiapa mengulanginya, maka mereka itu penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya" 
QS Al Baqarah 275

Read More...

Monday, March 17, 2014

Mampir ke Abu Dhabi



Uni Emirat Arab merupakan gabungan 7 emirat. Emirat pada dasarnya sama dengan negara kecil. Pemimpin emirat biasa disebut Emir, tak ada bedanya dengan raja karena sifatnya turun temurun. Nah suatu hari, Emir Abu Dhabi mengajak 6 Emir lainnya (termasuk Emir Dubai) untuk bersatu mendirikan Uni Emirat Arab ini, jadilah satu negara besar yang kaya raya.

Uni Emirat Arab pada dasarnya sih gak punya apa apa selain minyak ya... beda jauh sama Indonesia yang punya kekayaan budaya yang luar biasa. Tapi berkat kekayaan minyaknya itulah, Uni Emirat Arab bisa membangun negerinya sedemikian rupa menjadi kota-kota megapolitan dalam sekejap. Gedung gedung menjulang tinggi dimana-mana, semua pekerja impor dari banyak negara, semuanya serba bebas dan terbuka. Gak ada lagi aturan ketat islami seperti di Arab Saudi. Setiap berkesempatan ke arab saudi, aku suka menikmati pemandangan warga lokal yang berpakaian khas arab, lelaki memakai jubah putih sematakaki, lengkap dengan surban di kepala. Sementara perempuan memakai gamis hitam serta penutup wajah. Pemandangan seperti itu jarang ditemui di Abu Dhabi.

Ada kabar yang menyebutkan bahwa "tabungan" minyak Uni Emirat Arab sebentar lagi habis, tak akan bisa bertahan hingga 20 tahun ke depan. Itulah mengapa, Dubai giat membangun daerahnya agar menjadi tujuan utama wisata dunia, untuk persiapan setelah cadangan minyaknya habis total. Dubai sudah punya beberapa ikon yang mendunia, sebut saja Palm Jumeria, Burj Al Khalifa, dan lain lain. Abu Dhabi sementara ini masih tertinggal dari Dubai, Abu Dhabi belum punya banyak ikon pariwisata yang mendunia seperti Dubai. Tapi jangan salah, Abu Dhabi kini juga mulai membangun daerahnya, meskipun pelan, tapi Abu Dhabi tampaknya membangun dengan penuh perencanaan matang, tak seperti Dubai yang kesannya sangat terburu buru dalam mengalami percepatan pembangunannya. 





Mirip dengan Dubai, di Abu Dhabi sepanjang mata memandang hanyalah gedung gedung tinggi.... dan beberapa pekerja berwajah khas bangladesh (atau india) yang berteduh di pojok pojok gedung. Cuaca yang super panas terik tentu saja membuat tak banyak penduduk Abu Dhabi berseliweran di jalan-jalan. Meskipun di beberapa sudut kota banyak ditemui taman-taman bunga lengkap dengan arena bermain anak-anak, tapi ketika aku kesana menjelang siang semuanya sepi. Lagian, siapa mau main-main di luar ketika panas terik seperti itu. 

Ternyata di balik gedung-gedung megah yang menjulang tinggi, Abu Dhabi punya pantai yang indah. Dengan hamparan pasir putih lebut, dengan pemandangan kota megapolitan di belakangnya, dengan air laut yang super jernih..... tapi dengan terik matahari yang luar biasa panas, hehehhehe






Dari mana Abu Dhabi memiliki pasir pantai yang indah ? tentu saja impor dari negara lain, Indonesia mungkin?? 

Abu Dhabi, sama seperti negara arab lainnya, tidak mampu menghasilkan buah-buahan. Tapi di setiap supermarket, tersedia berbagai macam buah dari seluruh dunia dengan harga yang murah. Semuanya impor. 
Satu hal yang Abu Dhabi gak perlu impor adalah sinar matahari.

Panasnya benar-benar bikin dehidrasi (hehheehehehe lebay).... bikin mata silau sampe kesulitan merubah setting kamera, hehehehhehhhe. Karena kepanasan, lihat air laut yang berlimpah... rasanya pingin nyemplung!!! 






Sebenarnya tujuan kami mampir ke Abu Dhabi cuman pingin main-main di Ferarri World, tapi si guide ngajakin kami mampir ke Heritage Village, semacam pujasera gitu kali ya... isinya ada kios kios kecil penjual suvenir abu dhabi (yang semuanya made in china, hihihihi), cafe cafe di tepi pantai indah ini.

Ngomongin soal suvenirnya yang made in china semua itu, kalo beli di Heritage Village ini harganya bisa dua atau tiga kali lipat. Mahal banget. Untungnya di deket hotel ada minimarket yang super lengkap, yang menjual suvenir suvenir UAE juga, harganya jauuuuh lebih murah. Jadi, kalo teman-teman blogger berkunjung ke UAE, cari suvenirnya di minimarket aja, dijamin harganya lebih bersahabat.







Jadi begitu saja perjalanan ke Abu Dhabi, sebelum main-main di Ferrari World. Pinginnya sih jalan-jalan santai gitu ya, tapi panasnya itu lho...subhanalloh bikin menderita. Jadi stay di kamar hotel atau duduk manis di dalam mobil/bis ber Ac yang dingin merupakan pilihan yang lebih tepat.




Read More...

Monday, March 3, 2014

Bu Reni Berkunjung !

Pernah berkunjung ke blog Catatan Kecilku milik Bu Reni Judhanto kan? Atau malah sudah kenal lama dengan Bu Reni??

Jumat lalu, Bu Reni   menghubungiku, mengabarkan rencana kunjungannya ke Jombang hari minggu. Wah, senang sekali mengetahui Bu Reni akan datang. Beliau ini termasuk blogger senior, maksudnya udah lama ngeblognya, sejak tahun 2008, sama kayak aku. Persahabatan kami di dunia blog juga sudah lama, tapi tak pernah sekalipun bertemu. Dan begitu tiba kesempatan untuk bertemu secara langsung, siapa yang tak senang??

Dan hari minggu pun tiba, sejak pagi aku sudah penasaran. Bu Reni jadi mampir gak ya? sambil terus berdoa supaya rencana pertemuan kami benar benar terwujud. Aku bahkan sejak pagi sudah bilang ke Dija, jangan tidur siang dulu, karena nanti ada teman tante elsa yang akan datang. Tapi hari menjelang siang, Dija tak kuasa menahan kantuknya, Bu Reni tak kunjung tiba. Aku pun sempat berhenti berharap. Pepatah manusia berencana, Tuhan yang menentukan, mulai aku jadikan kalimat penghibur.

Lewat tengah hari, Bu Reni belum juga menghubungiku lagi. Aku menggenggam terus ponsel, sesuatu yang tak pernah kulakukan. Sampai akhirnya ponsel itu berbunyi, Bu Reni mengabarkan lokasinya yang sudah teramat dekat. Waaah kopdar pertama kali akan terlaksana, alhamdulillah....

Dan dalam hitungan menit, Bu Reni pun muncul. Di belakangnya ada seorang gadis cantik, berambut panjang, tinggi langsing dengan senyum yang tak asing.


Wow wow..... Itu Shasa!!!!

Gadis kecil kesayangan Bu Reni yang dulu berpipi chubby, lucu, dan masih SD. Sekarang sudah bermetamorfosis menjadi gadis cantik sekali. Tak dapat dipercaya. Aku sampai tak berkedip melihatnya. Shasa tampak malu-malu. Sementara Bu Reni mengerti keherananku, Beliau sendiri yang memastikan bahwa gadis di sampingnya adalah Shasa yang dulu. Wow wow... aku masih melongo!

Acara selanjutnya sudah bisa ditebak, kami mengobrol haha-hihi seperti dua keluarga yang lamaaaa terpisah, satu di Korea Utara dan satu di Korea Selatan, hahahahhaa..... Saking serunya percakapan kami, aku sampai melupakan tugasku menjadi tuan rumah yang baik. Bener-bener deh, karena melongo lihat Shasa, aku jadi gak berpikir memberi minuman buat dua tamuku dari Madiun ini. Tuan rumah yang gak sip, hehehee.... memalukan yaa....


Tapi kalo soal foto, aku gak mungkin lupa dong. Hukumnya wajib diprioritaskan, karena kalo tanpa foto pasti nanti dituding hoax. Sayangnya Dija gak bisa ikut bergabung di sesi pemotretan kami bertiga.

Lihatlah Shasa.... cantik nian!!!!
ayooo ayooo.... siapa punya calon memantu buat Bu Reni? hehehhee


Ada satu hal lagi yang memalukan nih, sebagai tuan rumah yang tidak baik, secara tidak langsung aku "mengusir" Bu Reni dan Shasa, Hehehehehee semoga tamunya gak merasa terusir ya. Aku menerima mereka berdua di "tempat kerja", berhubung hari minggu tempat kerjaku beroperasi hingga jam 13.30 saja mau gak mau kopdarnya juga harus diakhiri pada saat itu. Gak enak banget sebenarnya, padahal masih pingin berguru pada Bu Reni tentang pengasuhan anak.  Alhamdulillah Bu Reni masih sempat sharing sedikit tentang pengalamannya mengasuh Shasa, yang ternyata sepertinya sih setipe dengan Dija saat ini. Mereka berdua sama sama pemalu dan butuh proses ekstra untuk beradaptasi di lingkungan baru. Terima kasih Bu Reni sudah mau berbagi ilmunya

Dan terima kasih lagi oleh olehnya... Bu Reni sempat sempatnya membawa dua bungkus bumbu pecel khas madiun (maknyuuuus pastinya) dan kerupuk jagung andalan daerahnya juga. Sedangkan Shasa membawakan Dija sebungkus kado pink berisi dua bando cantik. Alhamdulillaaah, seperti kata Om Trainer, This is the beauty of blogging. Setuju kan?





Read More...

Tuesday, February 18, 2014

Book : Conversation for Preschoolers




Ada buku bagus yang mau aku share, judulnya Conversation for Preschoolers, penulisnya Indi Sugar. Pasti banyak teman blogger yang sudah kenal Indi Sugar kan? Indi adalah penulis buku bestseller "Waktu Aku Sama Mika"  dan "Karena Cinta itu Sempurna", dan beberapa buku lainnya. Buku pertamanya , "Waktu Aku Sama Mika" malah sudah difilmkan setahun yang lalu, dengan judul "MIKA". Hebatnya lagi, film "MIKA" itu termasuk dalam 10 besar film yang paling banyak penontonnya di Indonesia tahun lalu. 

Alhamdulillah, kini Indi melebarkan sayapnya pada buku pendidikan untuk anak usia dini. Tidak heran sebenarnya sih, karena kelihatan banget di blognya, kalo Indi sangat menyukai dunia anak anak. Hal itu dibuktikan Indi dengan menjadi guru taman kanak-kanak.  Setiap hari bergaul dan mendidik anak-anak, pasti sedikit atau banyak menginspirasi Indi untuk menulis buku ini. Aku sebagai penikmat buku, dan pengasuh dari seorang gadis usia hampir  4 tahun pastinya sangat sangat menyambut baik buku ini. 




Conversation for Preschooler ini memang ditujukan untuk anak-anak usia dini, yang duduk di Kelompok Bermain / Playgroup, dan Taman Kanak Kanak. Di dalamnya dibuat beberapa percakapan sederhana dalam bahasa inggris dan bahasa indonesia. Salah satu contohnya adalah percakapan antara guru dan muridnya di sekolah ketika pagi, seperti  "Good Morning" dan lain sebagainya. 





Bagaimana jika anak belum bisa membaca?

Pertanyaan itu pasti ada. Tapi aku sudah menguji-cobakan buku ini ke Dija yang hampir 4 tahun dan belom bisa membaca. Awalnya, Dija tertarik dengan bukunya karena warna-warni sampulnya yang meriah. Anak-anak pasti tertarik dengan benda yang penuh warna, dan sampul buku ini sudah mampu menarik minat anak. 

Kemudian Dija membuka bukunya, matanya berbinar binar seolah menemukan buku cerita. Dia begitu senang menemukan banyak sekali gambar gambar lucu di sana. Selanjutnya, "Buk, ceritain buk!" begitu katanya. Itu tandanya dia menyukai bukunya.




Jika Dija sudah tertarik dengan bukunya, maka lebih mudah bagiku untuk "masuk". Begitu mudahnya english conversations yang diajarnya, membuat anak seusia Dija mudah pula mengingat dan mengikutinya. Kita bisa membaca buku ini dalam bahasa inggris, dan langsung membaca artinya, seperti membacakan buku cerita untuk anak, karena ternyata buku Conversation fot Preschooler ini ditulis dengan alur cerita yang sederhana. Jadi anak-anak tidak sadar bahwa buku cerita yang sedang "dibaca" nya itu sebenarnya adalah buku pelajaran.  

Bagus kan??




Dan yang paling menyita perhatian Dija terletak di halaman paling belakang.

Lembar mewarnai!!!!

Setelah kami selesai membaca buku bersama, Dija langsung bersemangat mengambil pensil warnanya. Selanjutnya sudah bisa ditebak, Dija khusyuk mewarnai sedikit demi sedikit. Kelihatan asyik sekali.




Belajar bahasa inggris jadi mengasyikkan!!! Terima Kasih Indi, sudah menulis buku Conversation for Preschoolers dengan begitu istimewa.

Teman-teman blogger yang ingin membeli buku Conversation for Preschoolers ini sudah bisa didapatkan di Gramedia , Tisera, dan Social Agency di seluruh Indonesia. 

Tak punya waktu untuk keluar rumah atau keluar kantor? Well, hidup jaman sekarang tuh serba mudah kok. Buku ini bisa dipesan langsung ke penerbitnya. Cukup mengirimkan email pemesanan  ke ideaworldkidz@yahoo.com  
atau melalui sms /whatsapp ke nomor 0856-4352-1823. Khusus pemesanan melalui email-sms-whatsapp akan mendapatkan harga special. Sip kan???





Read More...