
Berlibur di China sungguh mengasyikkan. tapi ada beberapa hal yang harus diperhatikan. ini sih berdasarkan pengalamanku. semoga bisa membantu mereka yang akan berlibur di China.
1. Musim.Pastikan dulu, sedang musim apa disana. Agar kita bisa siap-siap apa saja yang perlu dibawa. Tapi, harus diwaspadai juga tentang pergantian musim yang bisa saja terjadi. Berdasarkan pengalamanku, menurut panduan agen perjalanannya, diperkiraan suhu terendah di China saat itu hanya sampai 18 derajat celcius karena masih musim gugur. Eh ternyata begitu tiba disana, salju turun! Bodohnya aku gak bawa jaket tebal. Jadilah kami kedinginan hampir jadi balok es. Hehehehe
2. Makanan. Bawa makanan sendiri. Karena disana, terutama di China bagian utara, makanannya sungguh aneh. Gak cocok buat lidah indonesia. Kebanyakan makanan khas china yang sudah akrab di lidah orang indonesia berasal dari China bagian selatan. Jadi kalo hendak pergi ke China bagian utara, sebaiknya bawa PopMie, kecap manis, saus sambal/sambal kemasan, abon, sambal goreng kentang, bumbu pecel kalo mau... hahahaha. Beneran loh !!! daripada menderita gak bisa makan, karena gak cocok sama masakannya?? Masakan disana tuh serba asin dan sangat berminyak. Jadi siap-siap aja naik berat badannya. Bagi yang muslim, harus sangat berhati-hati. Jangan lupa memastikan kehalalan makanan.
3. Toilet. Yang ini sungguh mengerikan!!! Dari beberapa negara yangs udah kukunjungi, China adalah yang terburuk dalam hal kebersihan Toilet. Bayangkan saja, mereka amat sangat malas menyiram kotorannya sendiri!!! Kalau gak mau muntah-muntah, jangan sekali-sekali masuk toilet umum, ini termasuk toilet umum di tempat wisata terkemuka ya. Bahkan toilet di bandara pun kondisinya cukup mengenaskan. Satu-satunya toilet yang bersih adalah di kamar hotel!!! Ohya, semua toilet tidak menyediakan air sama sekali. Bahkan tissue pun tidak ada. Jadi saranku, kemana-mana bawa botol minuman kemasan gitu yang pastikan selalu ada airnya, sama tissue. Itu prioritas utama!!!
4. Shopping. Biasakan menawar sampai seperlima atau seperempat dari harga yang ditawarkan penjual. Biasanya, penjualnya memang akan marah-marah dulu, dibilang kita gak tau harga lah, bercandalah... tapi nanti penjualnya akan menarik kita untuk melakukan tawar menawar yang lamaaaa. Jangan keburu menaikkan harga, tunggu sampai penjualnya turun banyak dulu. Baru kita naikkan harga sedikit. Ini berlaku di hampir semua tempat, di stan pinggir jalan maupun di mall-mall. kalo bisa, bawa kalkulator aja sekalian. ini menguntungkan kalo pas belanja di pedagang kaki lima. mereka gak bisa bahasa inggris, mereka juga gak punya kalkulator. kalo pake isyarat aja mengkhawatirkan. lebih aman pake kalkulator. jelas bagi kedua belah pihak.
5.Uang Palsu. China adalah surga belanja barang-barang palsu. Termasuk juga uang palsu.Hati hati kalo tukar uang di money changer. Pastikan money changer itu resmi. Sebaiknya tukar di bank, atau di hotel. Jangan di money changer kecil pinggir jalan, apalagi tukar di toko. Karena banyak sekali uang palsu yang beredar di sana. Saranku, catat semua nomor seri uang Yuan yang kita punya. Soalnya kadang banyak penjual yang nakal. Ketika kita bayar, kita serahkan uang 100Yuan, sama penjualnya dengan sangat cepat bak pesulap ulung ditukar sama yang palsu. Uang asli kita disembunyikan. Karena palsu, trus penjualnya pura-pura gak mau nerima, minta ditukar dengan uang yang lain. Nah lho... hati hati yaa... sebaiknya, kalo mau bayar, pegang dulu uangnya. Pastikan penjualnya ngasih kembalian di saat yang sama kita serahkan uang kita. Atau paling gak, perhatiin banget tuh uang di tangan penjualnya. Ok?
6. Bahasa. Jarang sekali orang China yang mampu berbahasa inggris. Biasanya anak-anak muda sudah mulai bisa, tapi itupun gak semua. Dan kalaupun ada yang bisa, bahasa inggrisnya terdengar sulit dimengerti. Jadi kalo mau jalan-jalan sendiri lepas dari rombongan, pastikan mengajak seorang yang mampu berbahasa China. Biar gak tersesat. Soalnya gak bisa nanya sih kalo tersesat. Trus petunjuk jalan pun menggunakan bahasa china. Serba membingungkan!!!