Monday, June 25, 2012

Menjadi Bos yang Baik

Membaca postingan PakDhe Cholik yang berjudul Tiada Hari Selain Senen, membuatku tertawa kecil sekaligus merasa miris. PakDhe dalam postingan itu bercerita soal situasi kerja yang tidak menyenangkan karena adanya Bos/Pimpinan yang sukanya marah-marah melulu (Dalam bahasa jawa, diseneni artinya dimarahi). Dan tentu saja hal itu membuat anak buahnya merasa tidak nyaman dengan lingkungan kerja.

Pemandangan seperti itu pernah aku temui di sebuah toko besar di kawasan segitiga emas surabaya. Sebuah toko yang super sibuk, beromzet milyaran rupiah tiap bulannya, dipimpin oleh seorang Bos perempuan yang cantik sekali. Aku yakin, siapapun yang melihat bos itu pastilah merasa kagum. Bagaimana tidak... kulitnya seputih porselen, wajahnya cantik sekali mirip Liv Tyler, rambutnya panjang dan lebat dengan warna kecoklatan mirip rambut bintang film hollywood, pakaiannya selalu rapi dan enak dipandang, dan selalu anggun dengan high heels nya.

"I wanna be like her... I wanna be like her!"  sahutku dalam hati.
Aku benar-benar mengidolakannya, aku ingin menjadi sepertinya. Menjadi Bos perempuan yang sukses menjalankan bisnis beromzet milyaran rupiah tiap bulannya, menguasai pasar indonesia timur, memiliki puluhan pegawai dan mampu senantiasa tampil cantik luar biasa. Aku tergiur....

Tapi sejenak kemudian...

Ada dua orang pegawaiinya datang menghadap. "Bu, itu kontainernya gak cukup".
Ibu Bos yang cantik langsung melotot, "Kok bisa gak cukup itu gimana? Dasar Goblok ngatur gitu aja gak bisa. Kemaren kan kita kirim kontainer juga ke Manado, barangnya sama persis, jumlahnya sama, tapi muat. Sekarang kok gak muat?? Kalo atur barang itu pake otak dong! Otaknya dikemanain??? Jangan asal masukin kontainer. Kalian ini goblok apa gimana sih?  Saya gak mau tau, kamu bongkar itu kontainer, lalu masukin lagi sampai cukup!!!"

Astaghfirullaaah....
Impianku menjadi sepertinya serta merta menguap begitu saja. Benar benar hilang tak berbekas....
Tentu saja aku tidak ingin menjadi bos yang seperti itu, yang memarahi anak buahnya dengan kata-kata yang menyakitkan hati, dan dilakukan di depan banyak orang. Meskipun seandainya kita benar-benar orang yang bodoh, aku yakin tak seorangpun dari kita yang ingin dibilang bodoh.

Aku yang menyaksikan peristiwa itu saja merasa ikut sakit hati, padahal predikat "goblok" itu tidak ditujukan padaku. Tapi mendengarkan saja...rasanya dada ini ikut terbakar. Bagaimana dengan mereka... dua orang pegawai yang datang menghadap tadi... Jika saja aku digaji tinggi, tetapi setiap hari dikata-katain dengan perkataan yang buruk dan menyakitkan hati, tentu saja aku tidak akan betah bekerja berlama lama di tempat itu.

Menjadi bos itu gampang, semudah menjentikkan jari. Selama kita bisa menggaji orang, mempekerjakan orang, maka kita akan langsung menjadi Bos. Iya kan??

Tapi menjadi bos ternyata tidak bisa dianggap enteng. Bos, Majikan, Juragan, Pimpinan atau apapun sebutannya memiliki tanggung jawab yang tidak boleh dientengkan. Selain harus mencukupi kesejahteraan anak buahnya, seperti gaji tiap bulan, uang makan, jaminan kesehatan, dan lain sebagainya, seorang bos harus memiliki stok MAAF yang tidak terbatas.



Bukankah pelayan, anak buah, pegawai, karyawan apapun namanya... jasanya sudah teramat besar buat kita? Jika kita memperlakukan mereka dengan sangat-sangat baik dan layak, menganggapnya sebagai anggota keluarga kita sendiri, insyaAllah mereka juga akan tetap betah bekerja untuk membantu kita, dan mereka juga tidak akan ragu untuk melakukan yang terbaik dalam pekerjaannya.









Artikel ini untuk menanggapi artikel BLOGCAMP 
yang berjudul Tiada Hari Selain Senen 
tanggal 25 Juni 2012.




60 comments:

  1. Sahabat tercinta,
    Saya telah membaca artikel anda dengan cermat.
    Artikel anda segera didaftar.
    Terima kasih atas partisipasi sahabat.
    Salam hangat dari Surabaya.

    ReplyDelete
  2. Format pendaftaran kurang satu unsur
    Nama :….

    Silahkan diperbaiki nduk

    ReplyDelete
  3. Alhamdulillah, bos saya gak pernah ngatain saya goblok meskipun saya nggak pinter.

    ReplyDelete
  4. bos cantik tapi galaknya minta ampun ya mbak...hehe

    sukses jambore nya ya mbak

    ReplyDelete
  5. Wah, kalau di katain 'samin' pernah Mbak. Hehehe..tapi ya gak apa-apa deh. Kalau di ambil hati yg ada bikin sebel saja.

    Saya berusaha ber mind set: I can't choose who will be the boss BUT I have chance to maintain my reaction"

    ReplyDelete
  6. Jangan jadi boss cantik yang galak ya tante elsa....

    ReplyDelete
  7. iya langsung ilang semua respek kalo bos nya kayak gitu ya...

    ReplyDelete
  8. aku dulu pernah punya satu karyawan ce, aku dah berusaha sebaik2nya menjadi bosnya tapi tau2 dia keluar dgn alasan gak jelas :) intinya jadi bos itu memang gak mudah tapi memang harus bisa nerapin spt hadis diatas :)

    ReplyDelete
  9. Bos Killer hehe..

    sukses ya ngontesnya Te Elsa,,

    ReplyDelete
  10. saatnya membaca buku "my stupid boss"

    temen ku sudah bekerja 10 tahun di sebuah perusahaan dan kemarin pas wawancara untuk promosi posisi baru, si bos bilang ke dia: "kamu itu kerjanya ga becus". Temenku shock, saya juga karena saya tahu betapa berdedikasinya dia sama kerjaannya

    ReplyDelete
  11. kadang.. sebenernya itu ujian ketika kita sedang diatas...

    bos, guru, pejabat pemerintah, bahkan supir angkot pun kadang suka musuhan ama keneknya..

    ah.. sudahlah.. :D

    ReplyDelete
  12. Saat ini saya juga sering dibuat keki ama boss suami saya. Selain suka marah, juga suka nyuruh seenaknya saja padahal diluar jam kerja. Jadinya malah ga dihargai sama sekali :)

    ReplyDelete
  13. asyik, untuk tanggapi tulisan pak cholik dikaji dari beberapa sisi
    makaci ya mbak

    ReplyDelete
  14. Kalo aku boss yang cantik tapi baik, malahan udah dikasbonin mulu masih juga sering disuruh2 sama anak2 buah hahahaa...

    ReplyDelete
  15. Renungan semoga saya tidak menjadi bos seperti itu.

    ReplyDelete
  16. ih nyebelin banget tu cewek.. hati2 ntar karyawannya rame2 mendoakan dia rugi besar, lalu tiba2 Allah mengabulkan doa para karyawan itu, hancurlah dia.
    saya pernah punya atasan nyebelin dan sering memarahi saya. saya jg merasa tiap hari adalah neraka pas kerja sama dia. saya laporin deh ke jajaran direksi biar tau rasa. hehehe

    ReplyDelete
  17. Terkadang penampilan fisik bisa mengecoh. Dan yang namanya "watak" itu hampir2 nggak bisa diubah.

    ReplyDelete
  18. Ya mudah2an saja bagi siapapun yg kelak menjadi seorang atasan, sudah seharusnya melatih dirinya dulu sbg bawahan, biar bisa merasakan bagaimana lelah dan letihnya menjadi seorang "kacung" :D

    ReplyDelete
  19. Kayaknya langsung hilang cantiknya ya...

    Tapi begini, seorang bos harus bisa 'mengkondisikan' anak buahnya agar semua job desc selesai. Memimpin atau dipimpin... Kalau bos tak bisa memimpin, anak buah akan memimpin :)

    Mengenai marah-marah, itu cuma salah satu cara mengekspresikan kepemimpinannya.

    ReplyDelete
  20. Bismillahirrahmanirrahiiiiiiim.....
    Assalamu'alaikum......

    pemimpin atau bos akan selalu menjadi tauladan buat para bawahan nya,,, itu yang terjadi awam saat ini
    semoga yang jadi bos memang benar benar pribadi yang tepat mampu memimpin dan menjadi panutan,,,

    salam santun ku ukthy

    ReplyDelete
  21. saya paling takut ngatain rekan kerja goblok, karena belumlah tentu mereka segoblok yang kita kira atau mungkin saja dalam hal-hal tertentu kita bisa saja lebih goblok dari mereka.

    ReplyDelete
  22. Postingan mba Elsa benar2 mengingatkan kita semua, makasih mba Elsa ^__^

    ReplyDelete
  23. kalau mbak Elsa tentunya boss yang baik kan :)

    ReplyDelete
  24. Mbak Elsa...aku baca postingan ini koq nangis yachhh...inget dri sendiri soale...dulu pernah punya bos yang galaknya kayak gitu...kalo marah semua nama bintang keluar....tp pada akhirnya perusahaanya bangkrut...mungkin karena disumpahin sama semua karyawan yang udah pernah di zalimi sm dia hehehe....

    ReplyDelete
  25. betul El, menjadi seorang bos, majikan, atasan kudu punya rasa sabarr yang luas dan maaff yg banyak. Kalo ga gitu bikin makan hati!
    Saya malah ngeri, kalo kita galak/kejam sama bawahan atau pembantu..ntar dia sakit hati trus dendam, repot?

    ReplyDelete
  26. semoga menang yah mba, :D salam

    ReplyDelete
  27. na'udzubillahi min dzaalik....mudah2an kita tidak termasuk golongan seperti ibu2 cantik pemilik toko itu ya mbak...

    anyway, gud luck mbak, semoga menang, heheh

    ReplyDelete
  28. ihhh bener bgt mba elsa, digaji gede aja blm tentu mau, kl kerjanya cm diomel2in aja, apalagi kl gajinya kecil... ihhh tambah ogah lah yaw...

    ReplyDelete
  29. Cantik yaa mbak tapi sayang kok yaa gitu sifat nya....

    Bos nya marah2 ntar ndak jadi cantik lagi deh...

    Sukses yaa mbak :D

    ReplyDelete
  30. Jadi bos ga mudah, jika ini diniatkan sbg amanah, maka seseorang akan menunaikan tugasnya dgn baik karena tugas ini akan dipertanggungjawabkan di akhirat kelak.

    ReplyDelete
  31. duh.. nyeremin ya mbak ..
    cantik2 tapi galak bgt -__-

    ReplyDelete
  32. Kalau Mbak Elsa, boss cantik wajah dan hatinya, Insya Allah :-)

    ReplyDelete
  33. sebuah pepatah Aceh bilang begini mba Elsa:
    Being a Leader is not as easy as being a Boss. :)

    Menjadi pemimpin tidaklah segampang menjadi Boss. Padahal persepsi kita, seorang pemimpin adalah seorang Boss toh?

    Ternyata tidak... Pemimpin adalah seorang atasan yang tau persis kapan harus menegur dan membimbing anak buahnya saat si anak buah melakukan kesalahan, dan kapan harus meng-apresiasi anak buahnya saat si anak buah melakukan kebaikan atau membawa kemajuan bagi perusahaan atau lingkungannya.

    Di sekeliling kita, banyak sekali kita temukan BOSS ya mba. Tapi jarang kit temukan seorang PIMPINAN.

    Saya uga ga mau jadi wanita cantik seperti si boss yang mba Elsa ceritakan deh.... ih, mudah-mudahan kita dijauhkan dari sikap yang demikian ya mba...

    apa kabar nih Mba Elsa? lama saya tak berkunjung. Mudah-2an mba Elsa dan ananda Dija sehat senantiasa yaaa... amin.

    ReplyDelete
  34. aku kurang beruntung di dunia kepegawaian, blum jadi boss, masih berusaha berdiridi kaki sendiri, semoga bisa menjadi boss yang baik kelak...

    ReplyDelete
  35. kejam amat tu ibu, mudah-mudahan aku kalo udah jadi bos ndak seperti itu

    ReplyDelete
  36. Semoga kita bisa meneladani Rosulullah ya, menjadi Bos yang baik :)

    ReplyDelete
  37. Ehhh lupa, satu lagi, gudlak diacaranya Pakde :)

    ReplyDelete
  38. Keren..mantep....dapat ilmu lagi nieh..
    wah mbak voting ini dah pokoknya..*eh nggak pake voting yah...pokoke mendukung semoga menang di hajatannya pak cholik..
    saya rasanya absen dulu....cangkulan nggak bisa diajak kompromi..hiks :(
    semoga kita bisa meneladani apa yang telah rasullah contohkan dalam banyak hal....

    ReplyDelete
  39. para bawahan harus diperlakukan sebaik mungkin utk mendapatkan hasil yg aik...
    :)

    ReplyDelete
  40. Yep bos yg baik kudu memikirkan karyawannya juga hehe

    Btw temen2, mungkin temen2 disini ada yg dah pernah nyobain game online MMORPG PUTRA LANGIT ??, jadi gini aku baru-baru ini main game gokil keren ini neh - PUTRA LANGIT ONLINE - dah nyobain wa waktu itu pas masa alpha test gameplay-nya addicted banget loh banyak fitur menarik, klo mo tau lebih lanjut masuk aja fanspagenya di -> http://www.facebook.com/putralangit.online, dan MICROSITE-nya => http://putralangit.capple.net/microsite/ , game ini diangkat dari komik terkenal TONY WONG "LEGENDA PUTRA LANGIT" yang terkenal itu loh, cekidot aja biar lebih jelasnya di link2 yg ane kasih klo suka jangan lupa di like yo

    ReplyDelete
  41. mba Elsa, sangat tidak nyaman punya bos seperti itu mba, pasti yah. Aku pernah punya bos ngga agak galak, tapi alhamdulillah ngga pernah dibilang "goblok".
    Seberapapun bosnya kita, menghormati org lain itu juga tetap harus. (Penasaran bos cantiknya, huhuhuh)

    ReplyDelete
  42. Apa arti wajah cantik, kalo yang keluar dari mulutnya kata-kata kasar ya mba, males juga kali deket-deket sama dia.
    Sukses buat jamborenya

    ReplyDelete
  43. Memang Bos itu identik dengan kemarahan, meskipun tidak semua Bos suka marah. Bahkan ada yang bilang anak buah itu dibayar untuk dimarahi...

    Hidup Bosss... eh karyawan ding :)

    ReplyDelete
  44. Waduh kog bisa gualaak kayak gitu ya si bos?
    Tapi gak heran deh, yang begituan banyak. Cantik di muka tapi ketusnya minta ampyun...
    Bdway jadi penasaran si bos itu ada di Surabaya mana ya, jadi pengen ngeliat sendiri hihihi...

    ReplyDelete
  45. bener banget tuch kayaknya sulit dekh cari boss yang mengerti akan keadaan pegawainya..bener gax?? meskipun ada pasti hanya sedikit...dan sangat jarang untuk ditemui...

    ReplyDelete
  46. Setuju... walau ga ikut dimarahin ato liat si ibu cantik marah2, kl perkataan nya seperti itu, kayaknya ga sesuai bgt ma penampilan dan citra dia sbg sosok pemimpin...

    ReplyDelete
  47. Kejam banget bos cantik itu ya, Tante...iiyy...!!

    ReplyDelete
  48. hyaaa... cakep tapi mulutnya nyeremin... klo ngadepin klien begitu juga gak ya

    ReplyDelete
  49. ini hadits aku baru tahu.. terima kasih

    jadi bos memang susah... tidak boleh sombong dan mengatai anak buah

    ReplyDelete
  50. Wow. Kok kasar sekali ya. Saya jadi mengingat2, semoga tidak pernah terlalu kasar bicara spt itu pada asisten. Kalau bos-2 di kantor saya, oke oke, bisa mengontrol emosi, mungkin itu sebabnya mereka jd bos ya :).
    Saya baru tahu hadist itu. Ah, terima kasih sudah diingatkan.

    ReplyDelete
  51. kalau jadi bos jangan bersikap sombong

    ReplyDelete
  52. karyawan anggap sebagai kawan bukan sebagai bawahan. sebab tanpa karyawan bos tidak bisa apa" ^_^

    ReplyDelete

jangan lupa baca Basmalah sebelum komen...
"Bismillahirrahmanirrahiiiiiiim......"

and please, ANONYMOUS is not allowed.