Friday, October 15, 2010

Menghadapi Diare dengan Kebodohan???

Kontes Menulis: Ketika Anakku Sakit


Seorang teman pernah bercerita. Ketika masih melajang, dia paling sebal jika mendapati teman sekantor atau bawahannya ijin tidak masuk kerja lantaran anaknya sedang sakit. "Anak sakit aja sampai mengorbankan kerjaan kantor yang sedemikian penting!" begitu keluhannya. Pendapat itu langsung berubah tatkala dia menikah dan punya bayi. Ketika sang bayi mendadak sakit, meskipun cuma demam biasa... temanku tadi bahkan mengambil cuti beberapa hari demi menemani sang buah hati. Hahahahaa.....

Anak memang mampu merubah segalanya.bahkan jika sang anak bukanlah anak kandung kita...

Seperti aku dan Dija.


Aku sama sekali tidak berpengalaman menjadi Ibu. Mana kutahu soal imunisasi, mana kutahu soal pentingnya ASI atau susu formula yang baik, mana kutahu soal popok dan bedak bayi... mana kutahu soal kesehatan dan penyakit yang kerap mengancam kesehatan bayi....

Sampai akhirnya Dija terserang DIARE.

Dija lahir 23 Maret 2010 dengan berat badan 1800gram. Akhir Mei 2010 beratnya sudah mencapai 5000gram. Sungguh prestasi yang membanggakan mengingat berat ketika lahir jauh di bawah rata rata. Akhir Juli beratnya sudah 6300gram. Siapa yang tidak gembira melihat berat badannya yang terus naik...

Baru kemudian tanggal 1 Agustus 2010, Dija mulai diare. BAB nya berair sekali... warnanya lain dari biasanya.

2 Agustus 2010. Ada ruam di pantat Dija, padahal aku merasa tidak pernah malas mengganti popoknya, tidak pernah meninggalkan popok lembab berlama lama. Diarenya bertambah parah, BAB bisa 5-6 kali... Kami mulai panik, meskipun Dija kelihatan baik baik saja, tetap ceria dan aktif. Tidak rewel atau semacamnya.

3 Agustus 2010, berat Dija 6400gram, kami bawa Dija ke dokter, karena khawatir diarenya terus berlanjut semakin parah. Sialnya, dokter spesialis anak yang menangani Dija sejak lahir sedang pergi ke Amerika untuk konfrensi. Dan posisinya digantikan oleh seorang dokter anak lain... yang tak kukenal. Tapi aku pikir, well... penggantinya pasti bagus juga, gak mungkin kan si dokter itu mencari pengganti yang gak bagus...

Dokter pengganti memeriksa pantat Dija dan menemukan ruam disana. Dia langsung memarahiku... "Ibu jangan males ganti popoknya yaa... beginilah jadinya. kasihan bayinya nih, ruam begini ini sakit!"  duuuuh, menyebalkan sekali dokter itu... aku mau membela diri, tapi takut nanti amarahku yang keluar. akhirnya aku diam saja.

Oleh dokter pengganti, Dija diberi salep untuk mengobati ruam di pantatnya, obat untuk mengentalkan BABnya dan antibiotik. Susunya Dija juga diganti dengan susu formula khusus bayi diare.

(di sinilah awal kebodohanku dimulai.. aku menuruti semua anjuran dokter itu.)

Setelah beberapa hari, Dija memang tidak diare. BABnya normal.
tapi ternyata itu tidak bertahan lama. Dija kembali Diare. dan ruam itu muncul kembali di pantat Dija dengan indahnya...

12 Agustus 2010, kami ke dokter lagi. Alhamdulillah dokternya Dija sudah balik ke indonesia. Berat Dija 6350gram. turun sedikit... padahal kami sempat ketar ketir. takut beratnya turun banyak, mengingat Dija diare hebat, susah minum susu.

Dokter kemudian memerika Dija, dan dia menemukan pantat Dija yang dihiasi ruam. aku sudah pasang kuda-kuda. Kalau dokter ini juga memarahiku, aku akan memarahinya balik!!  tapi jawabannya sungguh menenangkan sekaligus menyedihkan. "Ruam di pantatnya ini artinya ada indikasi BAB nya mengandung laktosa. karena laktosa itu sifatnya "memakan" daging di pantat seperti ini.. jadilah ruam"
aku cuma melongo mendengarkannya... Ha? Apa? laktosa memakan daging?
meskipun aku gak ngerti, tapi setidaknya dokter ini tidak menyalahkanku seperti dokter pengganti itu.

buntutnya... karena laktosanya ikut terbuang saat diare... Dokter memperkirakan Dija alergi cowmilk. dan sejak itu, Dija mengkonsumsi susu kedelai yang tidak mengandung laktosa. 

Dokter ini juga berusaha menghibur kami yang panik. "Selama si bayi masih mau minum susu, masih aktif bergerak, orang tua tidak usah khawatir"
yah... dalam hati aku ingin menjawab "Enak kalo ngomong aja, ini kan pertama kali buatku. anak sakit, siapa yang gak panik dan takut?"

Setelah itu Dija agak sembuh diarenya. Dija juga mengalami kesulitan beradaptasi minum susu kedelai yang aneh rasanya itu...

tapi kemudian Dija diare lagi. duuuuuh.... aku panik lagi....  meskipun Dija masih tetap ceria dan sama sekali tidak lemas.

18 Agustus 2010. Aku bawa Dija ke dokter lagi karena diare lagi tanpa ada ruam.
Berat Dija 6510gram. Alhamdulillaaaaaaaaaah......
Dokter kembali memberikan oralit, dan obat. serta ultimatum: jika diarenya tidak berhenti dalam seminggu ini, harus periksa ke lab untuk mengetahui ada virus atau tidak. Jika ada virus, maka penanganannya akan berbeda.

Alhamdulillah tidak butuh waktu lebih dari seminggu... Dija sudah sembuh, BABnya normal kembali.
Sebulan kemudian kami coba memberikan cowmilk pada Dija, dan alhamdulillah lagi, kondisinya baik baik saja.

Rupanya, begini rasanya saat anak kita sakit. sedihnya luar biasa, kalutnya bukan main, dan panik setiap saat. semua rasa yang siapapun pasti berharap tidak akan pernah mengalaminya lagi...



Pengalaman menghadapi diare untuk pertama kalinya itu aku anggap sebagai sebuah kebodohan yang luar biasa besar. Kenapa? Mari cari tahu langkah  PINTAR menghadapi diare.

1. Diare pada anak sebenarnya hal yang wajar, tidak perlu panik karena merupakan salah satu cara tubuh untuk mengeluarkan racun. Jika proses ini disumbat, maka racun/kotorannya akan balik lagi, dan mengendap lebih lama di usus.
dan apapun penyebab diare, umumnya tidak perlu obat kecuali oralit.
Nah, betapa aku menyesali kebodohanku... membiarkan Dija mengkonsumsi obat dan antibiotik yang seharusnya SAMA SEKALI  tidak perlu.

2. Saat anak diare, selama dia masih aktif, mau minum susu/makan, dan tidak ada tanda tanda dehidrasi, maka tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Memang anak yang sedang sakit, nafsu makannya berkurang, tapi orang tua harus tetap berusaha memasukkan cairan/makanan meskipun tidak usah memaksa. 

3. Susu juga tidak perlu diencerkan, karena susu yang diencerkan membuat anak kehilangan kalori. padahal pada saat diare, anak sangat butuh kalori untuk penyembuhannya. Susu juga tidak usah diganti dengan yang rendah laktosa. hal ini mengingat kalau anak diare, maka cairan yang paling bagus sebenarnya adalah ASI. dan ASI merupakan cairan yang sangat tinggi kandungan laktosanya.Nah lho... ngapain aku ganti susunya Dija pake susu kedelai?  

padahal kalaupun anak alergi susu sapi, solusinya bukan susu kedelai karena umumnya anak yang alergi susu sapi biasanya juga alergi pada protein kacang kedelai. Susu kedelai hanya untuk anak dengan kelainan bawaan lahir dimana tubuhnya tidak bisa mengolah laktosa karena kekurangan enzim latase. Tuh kan.... duh, betapa bodohnya aku!!

4. Sekali lagi, JAGA KEBERSIHAN segala hal, termasuk cuci tangan dengan benar. karena hal ini bisa membatasi penyebaran penyakit.

Itulah pengalamanku menghadapi diare dengan kebodohan. semoga kebodohanku tdak berulang, dan tidak terjadi pada ibu-ibu yang lain. Yuk kita sama sama belajar sebanyak mungkin dari internet, ngeblog yang bermanfaat... mencari tahu soal kesehatan demi anak-anak kita.




Tulisan ini dibuat untuk ikut memperingati Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia (HCTPSS) di Indonesia yang jatuh pada 15 Oktober 2010 dan mengikuti KONTES MENULIS: KETIKA ANAKKU SAKIT  yang diadakan oleh PERCIK KELUARGA .

Tuesday, October 5, 2010

Dija's Giveaway Winner


Setelah mundur seminggu, akhirnya...  ini saatnya mengumumkan pemenang Dija's Giveaway.

Para juri yang terdiri dari Elsa ( East Java), Osi (East Borneo), Yuyus (Singapore) dan Farid (Japan) telah "bertemu" untuk menentukan pemenangnya. jujur saja, kami merasa sangat sangat kesulitan menentukan pemenang karena semua peserta benar benar memberikan yang terbaik bagi Dija.

Kami berdebat, kami berkompromi, kami berpikir keras dan berusaha menentukan yang layak menang. rasanya... waktu 2 minggu bagi para juri untuk melakukan tugasnya dirasa kurang panjang. tapi mau tak mau, kami harus segera memilih...

akhirnya, kami menemukan satu suara bulat untuk 2 pemenang utama. Mereka adalah :

Mbak Citra

Aishy Lely



Kimono Shoes from Mbak Citra 


masih ada 4 pemenang lagi...
kali ini kami benar benar kesulitan. setelah berdebat dan berkompromi satu sama lain, dan berharap semoga pilihan kami tidak salah dan memuaskan semua pihak... akhirnya kami menentukan 4 pemenang lainnya yang mendapatkan Simple Pouch, yaitu:

Dynoe


ChikaRei


Inge


TeaLoveCoffee



Selamat kepada para pemenang. Silakan mengirimkan alamat ke yellowupyourlife@gmail.com, dan secepatnya kami akan mengirimkan hadiah ke alamat masing masing.

kepada peserta lain yang belum beruntung, Dija dan para Juri sangat berterima kasih atas kecintaannya pada Baby Dija.  Kami begitu ingin memberikan penghargaan kepada semuanya, bahkan Juri Farid menuntut Juri Elsa untuk memberikan hadiah kepada semua peserta. hehehee...
tapi... tunggu saja deh 6 bulan lagi. mungkin Dija akan mengadakan First Birthday Giveaway...

sekali lagi, Terima kasih kepada semua peserta....

Friday, October 1, 2010

sorry

Mohon Maaf kepada semua peserta Dija's 6 months Giveaway
Kami belom bisa mengumumkan daftar pemenang...
karena... aku masih ada urusan keluarga yang harus diselesaikan terlebih dahulu (mau nulis "sibuk" kok gak enak..hehehe)
Mohon maaf sekali lagi....


sementara itu, silakan menimati shortmovie ini..



Kado special buat Dija oleh Mbak Osi. 
thanks berat Mbak Osi, udah bikinin ini buat Dija....

Monday, September 20, 2010

Dija's 6 Months Giveaway


BABY DIJA mengadakan Giveaway ulang tahunnya yang ke setengah (6 bulan) pada 23 september nanti.

* Caranya: cukup mengucapkan "Selamat Ulang Tahun ke Setengah" atau semacamnya pada postingan blog tepat tanggal 23 september 2010. ucapan selamat yang paling menariklah yang akan menang. karena itu dibutuhkan kreativitas dalam membuat ucapan, bisa berupa puisi, prosa, esai, gambar, animasi, dan lain lain.

* Pendaftaran cukup dengan mengirimkan URL postingan ucapan selamat pada kotak komentar postingan ini, atau pada postingannya Baby Dija pada tanggal 23 september. Juri akan mengunjungi dan menilai postingan semua peserta pada tanggal 24 september. dan pengumuman pemenang seminggu setelahnya.

* Akan dipilih 6 pemenang, mendapatkan hadiah ini dan itu.

* Peserta kontes Baby Dija Giveaway haruslah seorang Blogger yang memiliki alamat di Indonesia (untuk mempermudah proses pengiriman hadiah jika menang)

* Pemenang akan ditentukan oleh Juri, yaitu Elsa, Osi, Yuyus dan Farid.

* Semua Foto Baby Dija yang ada di blog BABY DIJA bisa digunakan untuk membuat postingan ucapan selamat. begitu pula foto Baby Dija di postingan ini... silakan dicopy-paste...

* Jangan lupa yaa... tanggal 23 september...















Wednesday, September 8, 2010

Tote Bag Madura

Setelah Simple Pouch kemaren, aku mencoba bikin tote bag besar. caranya sih hampir sama dengan prinsip dasar bikin Simple Pouch kemaren, cuma bedanya adalah Tote Bag ini tanpa resleting dan ada tambahan tali panjang.

Yang bikin unik adalah, tote bag ala Elsa ini dibuat dari kain Batik Madura. coba lihat motif dan warnanya yang cantik sekali, sangat khas madura...


Ukuran Tote Bag nya besar...
aku sengaja bikin besar supaya cocok untuk semua orang.
buat mahasiswa atau yang kerja kantoran, bisa memasukkan map-map besar dan seluruh dokumen.
buat Ibu-ibu muda bisa membawa popok, botol dan perlengkapan bayinya di dalam Tote Bag itu.
atau buat yang pingin tampil sangat indonesia... Tote Bag Batik Madura ini pasti bisa menampilkan keindahan negeri kita.




aku cuma buat satu saja Tote Bag seperti ini... so this is one and only banget.
kalo gratis... ada yang mau???



sekalian numpang narsis dengan Tote Bag Madura bikinan sendiri..... hehehhee... aku pingin mengucapkan Selamat Idul Fitri 1431 Hijriyah... Mohon dimaafkan yaa ... karena pasti Yellowlife punya banyak salah..

Happy Eid everybody!!!


Monday, September 6, 2010

DIY: Simple Pouch

Pouch itu semacam dompet kecil, menurutku lebih serbaguna. karena Pouch bisa digunakan tidak hanya untuk menyimpan uang saja, tetapi juga bisa untuk menyimpan pernak pernik kecil lainnya, misalnya sebagai tempat kosmetik, tempat menyimpan koleksi flashdisc, atau apapun juga.

beberapa hari yang lalu, tanganku gatel pingin pegang mesin jahit... ini juga gara-gara Dija yang minta dirayain ulang tahun ke setengahnya. hehehe.. hubungannya apa? tunggu aja deh pengumuman selanjutnya.

balik lagi ke mesin jahit, akhirnya aku membuat pouch sederhana. gampang kok...
kalo mau bikin juga, silakan ikuti step by stepnya disini.



A. Bahan-bahan yang dibutuhkan bukan telor, tepung terigu atau mentega. tetapi (1) kain katun, (2) kain satin, (3) busa/spon tipis untuk lapisan, (4) benang jahit yang sesuai dengan warna kain, (5) resleting, (6) gunting dan alat alat jahit lainnya.

ukurannya bisa disesuaikan dengan keinginan.


B. ambil koran bekas, dan buatlah pola seperti di gambar. lalu potong kain katun, kain satin dan busa tipisnya sesuai pola koran tadi.



C. tumpuk kain katun dan busa tipis, dan mulailah jahit garis garis sampai penuh.



D. lipat jadi dua, permukaan kain katun di dalam, dan busa tipisnya di luar. lalu pasang resleting di atasnya, pada bagian yang melengkung. setelah itu, jahit sisi kanan kirinya.


E. kemudian jahit kedua ujungnya, untuk mendapatkan ketebalan pouch. setelah itu, tinggal membalik pouch. sudah jadi deh... gampang kan?


F. agar dalamnya kelihatan lebih bagus, kita akan kasih lapisan kain satin. Kain satinnya dijahit hampir sama dengan cara membuat pouch tadi. kemudian masukkan ke dalam pouch.


G. langkah selanjutnya adalah melekatkan kain satin untuk menutupi lapisan busa. agar lebih mudah, sebaiknya jahit sama pakai tangan. soalnya kalo pake mesin jahit, agak susah. tapi jahit pake tangannya yang rapi yaa....


H. akhirnya.. pouch sederhananya sudah benar benar jadi.... tinggal kita memberi hiasan agar lebih cantik.


beginilah hasilnya kalo sudah diberi bunga dan hiasan lainnya. lebih cantik kan?

kalo dibagikan gratis, ada yang mau???

Tuesday, August 31, 2010

Married With Brondong & Rain affair

Sudah lama aku mencari-cari dua buku ini, tapi belom sempat ke gramedia. dan baru kemaren aku berhasil mendapatkannya... alhamdulillaaaaaaah....

Married With Brondong
buku ini (lebih tepatnya disebut komik)... asli keren banget!!!
original sekali idenya, dan... aku mau angkat 10 jempol buat Mbak Mira dan VBI Djenggotten.

aku sering mampir ke blognya VBI Djenggotten, komikus yang gambarnya luar biasa keren. di blog Jamur Komik ini, kita bisa ketawa ketiwi sambil tetap aware dengan masalah sekitar, karena VBI Djenggotten tuh kritis banget orangnya. lama lama, si VBI Djenggotten ini absen...jarang ngeblog. eh tiba tiba muncul lagi postingan komiknya, tapi sedikit berubah... ternyata Mbak Mira lah yang posting. baru kemudian aku tau.. VBI Djenggotten menikah dengan Mbak Mira, (keduanya sama sama arsitek) komikus keren menikah sama komikus hebat... dan bikin buku komik bersama!!!!

jadilah buku komik Married with Brondong ini..
isinya tentang perjalanan cinta mereka. seperti membaca novel percintaan tapi dalam bentuk komik...

yang membuatku suka buku ini, selain karena gambarnya yang menggemaskan, adalah bagaimana mereka mengemas kisah cinta mereka yang unik jadi begitu...hhm... apa ya....

begitu romantis sekaligus jenaka tapi tetap realistis.

bagaimana Mbak Mira yang lebih tua dibanding suaminya; VBI Djenggoten, mengalami dilema ketika hendak menikah digambarkan dengan begitu indahnya, mengalir begitu saja. kemudian sisi romantisnya ketika setelah menikah, mereka menjalani hidup yang "seadanya"... berdua saja di rumah kontrakan. meskipun serba terbatas, tapi dijalani dengan penuh cinta.. jadi serba indah namun tidak berlebihan.

ada satu cerita, saat akhir bulan, atau tanggal tua... kas rumah tangganya sudah sangat menipis. Mbak Mira mengajak VBI Djenggoten untuk makan di luar pake uangnya Mbak Mira. VBI Djenggoten langsung ngeloyor pergi, Mbak Miranya heran, takut suaminya tersinggung. eh ternyata VBI Djenggoten nongol lagi menyerahkan sedikit uang dengan berkata "Ini uang pulsa yang gak kepake, sama uang makan siang yang lupa kemaren.."

ya ampuuuuuuuun romantisnya...

disini kita bisa lihat, bahwa romantis itu tidak harus selalu candle light dinner sambil bawa sebuket bunga... bahwa akhirnya makan nasi goreng gerobak di pinggir jalan pun bisa jadi sangat romantis.

duuuh.... mendingan baca aja sendiri deh buku komiknya, Married with Brondong...
kalo ingin bacaan yang ringan namun penuh makna, romantis tapi realistis dan tidak berlebihan, jenaka tapi penuh keindahan cinta!!



Rain Affair
hehehee... aku belom baca. baru dapat kemaren, dan sekarang akan mulai baca.

tapi yang aku tau pasti, novel ini pasti luar biasa. mengingat penulisnya adalah Clara Canceriana, teman blogger yang tulisan-tulisannya selalu luar biasa, punya prinip dan selalu membuatku terkagum-kagum. Clara nih seorang mahasiswi sastra jepang, tapi sudah menulis 2 buah novel. hebat kan???

beberapa bulan yang lalu, menandai peluncuran novel rain affairnya ini, Clara juga mengadakan sayembara Pre-Review novel rain affair, dan pemenangnya akan mendapatkan novel cantik ini. sayang sekali, aku gak bisa ikutan waktu itu...
Rain Affair pun telah di pre-review oleh banyak blogger. dari banyak ulasan tersebut, yang tentu saja semuanya positif.. pastinya merupakan sebuah jaminan mutu, sebuah tanda bahwa Rain affair layak baca!

jadi... sekian saja postingan kali ini,
aku mau mulai membaca rain Affair!!!

Wednesday, August 25, 2010

Autumn in Jombang


its all YELLOW!!!!

today... i'm really really happy.
gak usah dikasi tahu kenapa, semua juga pasti sudah tahu kan?
yup, hari ini semua berubah jadi kuning. pohon di sepanjang jalan depan tokoku serentak sedang berbunga. dan bunganya yang kuning itu berguguran sepanjang waktu. seperti hujan rintik rintik... tapi jauh lebih indah, karena kali ini hujannya kuning!!!




mobil-mobil yang parkir di sepanjang jalan ini juga ditutupi kelopak kelopak kuning...
trotoar pun jadi menguning... membuatku betah berlama lama duduk di depan toko, hanya untuk menikmati pemandangan kuning dimana mana....



sayangnya... autumn in jombang ini gak berlangsung lama. maksimal cuma 3 hari... setelah itu, bunganya habis. dan aku harus menantikan agustus tahun depan untuk menikmati pemandangan ini lagi...

see you nextyear my yellow flowers





aku pernah membuat postingan serupa 2 tahun yang lalu. coba lihat di sini, dan bedakan gambarnya. hehehe... yang 2 tahun lalu cuma pake kamera hp yang kurang bagus, kalo yang sekarang alhamdulillah sudah mampu beli kamera digital meskipun murah meriah. well, patut disyukuri kan??
sometimes, melihat ke belakang bisa membuat kita lebih bersyukur. setuju kan?

Thursday, August 19, 2010

CURCOL.... curhat colongan!!!

Assalamualaikuuuum!!!!

Mohon maaf buat teman teman blogger yang sudah mampir dan kasih komen di postingan terakhirnya yang sama sekali gak penting... Maaf lagi, aku belom bisa berkunjung balik atau sekedar blogwalking.... karena....

kalo pake alasan 'sibuk' kok rasanya kurang pantas ya, aku nih bukan orang penting kok. mana mungkin sibuk? hehehehe....
jadi aku pake alasan Dija aja deh...

karena Dija sedang diare. awalnya tanggal 3 kalo gak salah, Dija mulai diare. aku bawa ke dokter, dikasi oralit dan obat, disuruh ganti susunya.... alhamdulillah sembuh.
gak lama, eh diare lagi. ke dokter lagi. dikasi oralit dan obat lagi, disuruh ganti lagi susunya, karena kamungkinan ada alergi susu sapi. jadinya sekarang pake susu kedelai. gak lama trus Dija sembuh.
eeeeh..... 2 hari yang lalu, kok diare lagi!!!
langsung aku bawa ke dokter lagi....

duh kasihan bener nih anakku yang cantik...
tapi masih bisa bersyukur karena beratnya tidak berkurang, artinya gak defisit kan?

jadi, kepada teman teman blogger yang sudah setia berkunjung kesini, tapi belom mendapatkan kunjungan balik... alasanku bisa diterima kan?? mohon maaf yaaa....

mohon doanya juga buat Dija...
semoga Diarenya gak kambuh lagi, semoga suka minum susu kedelainya... semoga beratnya juga nambah, amiiiiiiiiiiiiiiiiin amiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiin....




lama absen di jagad blog rupanya membuatku jadi ketinggalan jaman banget nget nget....
gak tau kabar sahabat blogger lainnya. jadi merasa bersalah. apalagi barusan dapat kabar, bahwa sahabat bloggerku, dan pasti sahabat blogger kamu juga... Osi, barus saja dapat musibah.

blog Diary Osi yang urlnya http://koleksi-osi.blogspot.com telah dihapus oleh blogspot karena dinilai melanggar satu atau dua ketentuan. padahal Osi sendiri sudah memperbaiki postingan yang dianggap bermasalah, tapi ternyata tanpa ba bi bu ... blogspot menghapus blog Diary Osi.

sedih ya... sudah pasti. namanya kehilangan blog tercinta, apalagi blog Diary Osi yang sudah punya 900 lebih follower nangkring di PageRank 4 kalo gak salah, dan alexanya juga bagus banget. hilang gitu aja...

tapi hebatnya, Osi tetep semangat eksis di dunia blog, dengan blog barunya yang dotcom!!! coba lihat di http://diary-osi.com
lebih keren dibanding blog yang dulu kan??
dan jangan lupa beri dukungan yaaa....

to Osi, tetap semangat yaaaaaaaaaa.....

Monday, August 9, 2010