Saturday, February 16, 2008

Kangen sama Kediri

pernah tinggal di kediri selama 3 tahun, jelas membuatku somehow, sometimes, kange banget sama kediri. kangen pecel tumpang, kangen aroma tembakau rokok kretek setiap lewat gudang garam pagi-pagi, kangen sama bahasa jawanya yang berbeda dengan jombang, dan yang pasti kangen sama KAWI2. sebuah kost milik Bu Didik yang penuh dengan cerita.

foto ini diambil kapan ya? lupa tanggalnya. di depan kost jalan kawi 2 kediri. sama sahabatku, Dewi Agustina Purnamasari Nuryahya, alias Dewi Cilik (soalnya badanya mungil banget). Dewi inilah yang sering banget nemenin aku kemana-mana. setia nungguin aku ke wartel tiap subuh weekend. hahahaha.. lucu yo wi!!

hhm, jadi kangeeeeen ke kediri. kapan ya?

5 comments:

  1. Dear,
    Sa...hiks ...hiks...
    Memang...Dulu aku selalu berharap bahwa setiap temenku harus "abadi"
    tapi sayang...seiring dengan waktu...moment...selalu sahabat itu hilang dan pergi...
    Tapi Aku seneng sa...Ketemu lagi denganmu...Bahagia rasanya...jadi ke"abadi"an itu...akan begitu banyak harapan...
    Miss u so much...

    ReplyDelete
  2. Tissue_paper_one_dollarFebruary 21, 2008 at 8:24 AM

    Hmmm...
    There is a moment in one's life that he/she will recall all the best days in his/her life.

    many things can be the reason behind this,and hope it is not because of something not right ya Sa?
    Because i always hope that you are doing alright.

    oh ya,ada artikel di "the new paper" bulan Januari, kalo orang yang ga punya sidik jari itu sangat jarang,bahkan di China,dari lebih dari 1milyar penduduk,cuma beberapa kasus yang sempat tercatat.
    menurut artikel ini juga,penyebabnya adalah kelainan genetis.
    'just for your info'

    ReplyDelete
  3. enak aja!! aku gak kelainan genetis rek!! aku punya sidik jari, dulunya. tapi sekarang rusak karena pecah-pecah. bukan dari lahir gak punya sidik jari. so, aku tidak menderita kelaina genetis sama sekali. huh!

    ReplyDelete
  4. Tissue_paper_one_dollarFebruary 21, 2008 at 11:23 PM

    He...
    Berarti aku ga menyimak dengan seksama dulu ya? Sepurane loh rek! :)

    anyway,genetically different ga terus berarti sesuatu yang negatif Bu Elsa.di sebuah pelosok kampung di Italy,seluruh penduduk di kampung itu resistant sama penyakit jantung,dan menurut penelitian,penduduk di kampung itu secara genetis memiliki perbedaan sama orang kebanyakan,mereka mempunyai gen yang membuat tubuhnya memproduksi enzim yang mampu mencegah penyumbatan di pembuluh darah.

    ReplyDelete
  5. yaampun..kawi 2?
    eyangku di kawi 3 loh..
    hwhehehehehe..
    kaget aja ada yg nulis blog ttg kediri..
    ibuku juga alumni sma2 kalo gak salah, yg dpn rumah sakit kusta itu kan...
    hwhehehehe..

    ReplyDelete

jangan lupa baca Basmalah sebelum komen...
"Bismillahirrahmanirrahiiiiiiim......"

and please, ANONYMOUS is not allowed.